Political Marketing Januari 11, 2009
Posted by faridauliatanjung in Ko' Aneh Yah??.2 comments
Belakangan di sekitar lingkunganku berkeliaran spanduk – spanduk yang memasang muka seolah penyelamat bangsa yang mengemis kepada masyarakat untuk berjuang menjadi anggota legislatif. Heum.. Sepertinya ga cuma aku aja yang berpikir kaya’ gitu, tapi beberapa orang di sekitarku kaya’ny juga bakal berpikir kaya’ gitu.. Hehehe…
Sebenarnya apa sih yang terjadi??
Sebernarnya kejadian ini imbas langsung dari perhelatan bernama Pemilihan Umum yang akan berlangsung pada bulan April nanti. Berbagai partai dan kadernya berlomba – lomba menyebarkan publikasi agar partainya dipilih oleh rakyat Indonesia pada pemilihan umum nantinya.. Namun apakah terpikir di benak para pelaku politik ini untuk merebut perhatian rakyat dengan cara yang lebih strategis??
Walaupun telah beberapa kali dibahas dalam berbagai media, aku merasa berbagai ulasan dan bahasan mengenai strategi parpol pada PEMILU kali ini masih harus diulas berdasarkan sudut pandangku…
Sebenarnya apa sih yang diinginkan para pemilih terhadap parpol?
Kita telah disodori banyak pilihan parpol dengan berbagai ‘platform’ yang ditawarkan, namun hampir seluruhnya sulit dibedakan oleh masyarakat sehingga hanya sedikit partai yang mampu menarik perhatian masyarakat. Masyarakat juga disodori berbagai hasil survei dari berbagai lembaga yang nilai kevalidan dan keabsahannya tidak bisa dipercaya. Bagaimana aku bisa berkata begitu? Coba perhatikan hasil survei yang dilakukan, hampir seluruhnya berbeda – beda. Tidak ada satu kesatuan simpul terhadap survei yang dilakukan. Bagaimana mungkin nilai kebenarannya bisa disimpulkan secara kualitatif?? Apalagi kuantitatif!!
Oleh karena itu, partai politik wajib menyusun sebuah strategi yang bersifat jangka panjang yang membuat masyarakat menjadi loyal dan menjadi pemilih partai yang simpatik. Dalam istilah marketing, hal ini dikenal juga dengan istilah Political Marketing. Meskipun topik ini telah diketahui oleh banyak politisi dalam menyusun strategi memenangi PEMILU, tetapi masih banyak sekali parpol yang mengikuti PEMILU seolah ingin menunjukkan eksistensi belaka. Itu cuma buang – buang anggaran PEMILU aja atuh pak.. Udah gitu pake bela – belain diterima melalui mahkamah konstitusi lagi. Bikin malu aja.. Padahal ampe sekarang gaung perjuangan politiknya ga keliatan… ![]()
Kembali ke topik political marketing. Sebenarnya strategi seperti apa sih yang mesti dilakukan parpol? Karena pada PEMILU yang diperebutkan adalah simpati rakyat, seharusnya parpol (terutama partai baru) menyusun strategi untuk merebut simpati jangka panjang. Terlihat sekali beberapa parpol masih belum dewasa dan mengincar target jangka pendek yaitu kursi parlemen. Strategi seperti memasang spanduk, baligho, poster, dkk disana sini merupakan strategi berorientasi jangka pendek yang hanya merebut perhatian masyarakat ketika PEMILU berlangsung. Selain itu, para peserta kampanye juga akan bertarung berdarah – darah karena hampir seluruh peserta kampanye melakukan metode serupa.
Strategi simpati jangka panjang yang dimaksud dapat berupa:
- Membangun interaksi dengan masyarakat.
- Melakukan sistem pengkaderan internal partai yang berkesinambungan. Pengkaderan ini harus menghasilkan kader yang bernilai guna bagi masyarakat.
- Promosi lewat media publikasi wajib dilakukan, tapi jangan berlebihan. Lakukan diferensiasi dimana nantinya pemilih akan lebih mengingat dibanding menempel poster sana – sini yang ga jelas juntrungannya. Caleg /parpol bisa saja melakukan publikasi kreatif seperti mengadakan lomba, melakukan gerilya ke lokasi – lokasi strategis masyarakat, dll.
- Ambil kebijakan yang berpihak pada mayoritas masyarakat. Jangan hanya membela kepentingan suatu kaum tertentu. Setelah kebijakan diambil, barulah perlahan masukkan ideologi yang ingin disisipkan partai kepada masyarakat. Bersikaplah proaktif tetapi tidak lebay dan pengen menonjol.
- Muncullah secara smooth ke golongan masyarakat.
Mungkin strategi ini tidak akan berdampak langsung pada PEMILU saat ini, tetapi jika diterapkan secara konsisten sembari dilakukan evaluasi, aku yakin Parpol akan menjadi dikenal masyarakat dan mendapat simpati secara luas. Hal yang terpenting dalam berpolitik bukanlah dipilih, melainkan mendapat simpati masyarakat. Persis seperti marketing. Hal yang terpenting bukanlah terjadi penjualan produk melainkan orang simpati terhadap produk. Masalah penjualan tinggal menunggu waktu saja…
Sudah saatnya para parpol berpikir secara holistik dan tidak mengedepankan idealisme tanpa berpikir strategis.. Bangsa ga butuh orang banyak omong, sok idealis tapi omong kosong, ga bisa ngewujudin idealismenya.. Jadi sampah aja orang – orang kaya’ gitu.. Berpikirlah lebih strategis.. Lebih taktis.. Dengan membawa idealisme yang kita usung. Semoga apa yang menjadi impian kita bisa menjadi kenyataan melalui strategi dan taktik yang tepat..
Bandung Berapi Oktober 18, 2008
Posted by faridauliatanjung in Ko' Aneh Yah??.add a comment
Masyarakat bandung mungkin merasakan hal yang janggal beberapa hari terakhir, yaitu pada cuaca dan suhu lingkungan. Beberapa hari belakangan, Bandung memang menjadi sangat panas! Hal ini membuat setiap malamnya suasana menjadi gerah, gampang masuk angin (biarpun panas, tapi anginnya kencang dan dingin), dan gampang sakit.
Kenapa yah?
Berdasarkan berita yang kubaca di tipi dan internet, di wilayah Indonesia sedang terjadi musim pancaroba. Selain itu di Indonesia sendiri ada semacam anomali pergerakan arah angin yang membuat beberapa wilayah menjadi panas dan beberapa wilayah menjadi sering hujan.
Dampaknya?? Males ngapa2in. Hehe.. Soalnya panasnya Bandung ini benar – benar seperti panasnya wilayah yang berada di dataran rendah. Hal ini membuat panas yang tak tertahankan. Bahkan sekarang di dalam kamar bisa menyebabkan kondisi keringat. Huff… Ngapa2in jadi cepet cape.
Buat orang – orang yang suka bepergian, siapin air minum. Cuaca yang panas ini bisa ngebuat badan jadi gampang dehidrasi. Dampaknya, badan jadi cepet cape dan rentan sakit. Hindari ruangan dengan AC yang terlalu dingin, dan jangan males berolahraga.
Moga – moga panasnya bandung yang terasa seolah Bandung Berapi bisa terhenti besok. Masalahnya, ini dah mulai minggu2 ujian. Kayaknya belajar bakal lebih enak kalo dalam kondisi dingin. Semoga deh…
