jump to navigation

MBA, B*tch Please.. Februari 29, 2012

Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku, Pengetahuan Menarik.
8 comments

Sekitar 6 bulan yang lalu saya memulai perkuliahan MBA di ITB. Hmm.. Diawali dengan berbagai alasan dan latar belakang, saya mendaftar dan masuk perkuliahan MBA (tapi mengejar gelar dan gengsi tidak termasuk diantaranya, duitnya mahal bos, ane kere..). Beberapa materi saya pelajari dimulai dari Operations, finance, leadership, business strategies, dan macem2. Memang sepertinya menarik, tapi ada beberapa pemikiran yang mengganjal di pikiran saya.

Pikiran pertama: “Emang saya bakal dapet apa disini?

Sebelum mengikuti perkuliahan di MBA, saya telah menggeluti dunia bisnis dan tertarik mengikuti serta mempelajari wawasan di dunia bisnis. Memang menyenangkan, apalagi terdapat berbagai trik dan inovasi dari pemain bisnis yang telah dominan yang sangat menarik otak untuk dipelajari. Saya pikir saya akan mendapatkan itu, ternyata? Sebagian besar tidak. Ilmu yang diajarkan berupa kasus-kasus yang terjadi paling cepat 3 tahun sebelumnya. Sementara dunia bisnis terus bergerak. 3 Tahun yang lalu belum ada android, sekarang sudah ada. 3 Tahun yang lalu kaskus masih dianggap forum porno, sekarang sudah menjadi forum komunitas pengguna internet terbesar di Indonesia. (lagi…)

Tablet War Februari 4, 2012

Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku, Pengetahuan Menarik.
Tags: ,
add a comment

Saya tak pernah membayangkan kalau dunia PC Tablet dan mobile computing akan berkembang sepesat ini. Sampai 3 tahun yang lalu, laptop merupakan perangkat yang paling keren dan paling berguna yang pernah saya lihat (setidaknya di depan mata). Sekarang, laptop menjadi semakin tergerus seiring dengan berkembangnya PC Tablet. Dimulai dari iPad, kemudian menyusul pesaing-pesaing lainnya yang berkembang menggunakan platform OS Android.

Hanya saja, kemajuan ini sepertinya terlalu didramatisir. Tiba-tiba saja semua penyedia elektronik menjadi penyedia PC Tablet, dimulai dari yang high tech company sepeti Intel, Asus, Amazon, Samsung, dkk, hingga yang low tech company seperti Zyrex, Axioo, dkk. Semuanya menjadi semakin mampu memproduksi berbagai jenis tablet seiring dengan gratisnya OS android untuk digunakan pada perangkat tablet. Permasalahannya, persaingan ini sudah tidak sehat.

Di mata saya, PC Tablet terlihat seperti gameboy murahan. Perangkat tersebut tidak dapat digunakan untuk melakukan programming, tidak nyaman untuk melakukan editing gambar dan video, serta tidak menyenangkan untuk digunakan browsing di internet. Perangkatnya terlalu ringkih dan terlalu menonjolkan desain sebagai fungsi utama.

Satu-satunya nilai fungsional yang dimiliki PC Tablet adalah perangkat tersebut memiliki game-game ringan yang dapat dimainkan untuk mengisi waktu luang (berhubung saya lebih menyukai game simulasi, dan sport yang lebih membutuhkan tampilan grafis yang handal serta kemampuan programming yang rumit, saya sama sekali tidak tertarik dengan game yang ada di PC Tablet selain untuk mengisi waktu luang).

Peperangan dunia tablet tidak menarik minat saya sedikitpun sebagai pengguna, namun sangat menarik minat saya sebagai pengembang. Ternyata upaya yang diawali oleh kelakuan Apple yang begitu suka membuat orang menjadi semakin ‘bodoh’ dengan menonjolkan berbagai keindahan menjadikan PC Tablet laris bak kacang goreng. Sekarang, pengekor iPad menjadi terlalu banyak dimana PC Tablet menjadi semakin bergantung pada desain dan pengembang yang mengembangkan aplikasi di dalamnya.

Saya menantikan upaya android atau windows untuk mengembangkan perangkat lunak yang mampu mengubah peta penggunaan PC Tablet di dunia (apple juga boleh). Sudah bosan rasanya melihat gadget hanya digunakan untuk gaya-gayaan. Kangen untuk menyaksikan kembali era dimana orang-orang menggunakan gadget untuk melakukan berbagai kegiatan produktif dengan menggunakan fungsi-fungsi komputasi. Sekarang saya terlihat bodoh jika menggunakan gadget gaya-gayaan yang sebenarnya dapat dioptimalkan untuk melakukan berbagai fungsi cerdas yang sulit digantikan dengan gadget lain.

Dunia perangkat komputasi, sudah seperti kamera DSLR. Kebanyakan dipake gaya-gayaan, hufff…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.