jump to navigation

Experiece is Everything, Especially for Me Januari 29, 2012

Posted by faridauliatanjung in Uncategorized.
Tags:
add a comment

Beberapa hari ini saya banyak menghabiskan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan di depan laptop, ataupun berkeliling-keliling (suatu saat akan saya posting hasil pekerjaan saya melalui blog ini). Pekerjaan yang tak jauh-jauh dari mengetik dan berpikir menyusun sistem melalui komputer.

Pekerjaan yang cenderung membosankan, tetapi menurut saya menarik. Karena membutuhkan pemikiran yang mendalam untuk membuat hasil pekerjaan menjadi handal, berguna, dan menarik. Seiring dengan berjalannya waktu, saya banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang yang baru memasuki dunia pekerjaan saya, programming. Sayapun masih tergolong baru, masih kurang dari 2 tahun saya menghabiskan waktu untuk mendalami dunia programming.

Dalam menyelesaikan pekerjaan ini, saya mempelajari bahwa sulit untuk mendapatkan hasil terbaik jika kita masih “orang baru”. Waktu yang dihabiskan untuk membuat pekerjaan menjadi efektif dan efisien jauh lebih lama dibandingkan dengan orang-orang yang telah berpengalaman dalam mengerjakan pekerjaan ini. Tak dapat dipungkiri kalau pengalaman memang membuat kita mendesain pekerjaan menjadi semakin efisien sehingga waktu yang dibutuhkan menjadi lebih singkat.

Oleh karena itu, bagi para pemula yang menerjuni bidang apapun, menurut saya, penting sekali untuk memperbanyak jam terbang di bidang tersebut. Hal tersebut akan meningkatkan rating kualitas pekerjaan sekaligus mengurangi kebutuhan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan. Malcolm Gladwell dalam bukunya yang berjudul “Outliar” sudang menyinggung bahwa dibutuhkan waktu paling kurang 10.000 jam hingga seseorang menjadi ahli di bidang yang ia tekuni.

Kalau melihat teori dan hipotesis di atas, wajar sepertinya jika kita menyaksikan penurunan kualitas musisi mainstream di Indonesia. 2 jam latihan, 10 jam hura-hura di depan infotainment.

3 Things You Have to Know About Managing People (or Company) Januari 10, 2012

Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku, Pengetahuan Menarik.
add a comment

Beberapa hari ini saya disibukkan permasalahan seputar mengelola perusahaan atau orang per orang. Beberapa cukup merepotkan, beberapa cukup menyenangkan. Banyak hal yang dapat dipelajari sehingga dapat menjadi solusi jika menemui hal serupa di kemudian hari. Permasalahan yang dihadapi kebanyakan seputar: kepemilikan, ide, pembagian tugas, pembagian uang, pembagian order, kebijakan strategis, dan banyak hal lainnya.

Banyak hal penting yang seringkali disepelekan oleh banyak pebisnis (terutama yang baru memulai bisnis) dan pemimpin. Berikut hal yang seharusnya wajib dipegang dan dipahami oleh para pebisnis dan pemimpin:

  1. Jangan merumitkan segala sesuatu
    Kita sudah dibuat rumit oleh segala hal yang harus diurusi berkaitan dengan pelanggan. Kalau untuk urusan administratif sudah dibuat ribet, mending jangan jadi pemimpin atau pengusaha. Jadi Pak Lurah aja.
  2. Dahulukan tim dibanding segalanya
    Seorang pemimpin lebih melihat apa kata orang dibandingkan dengan orang yang dipimpinnya? Itu salah besar! Ketika mengelola bisnis, banyak orang yang akan terlibat dan banyak hal yang akan diurus. Orang yang nantinya akan menjadi tulang punggung anda ketika mengerjakan segala sesuatu adalah tim. Oleh karena itu, jaga tim dengan baik. Perhatikan kekompakan dan kesolidan tim dan jangan pernah menyepelekan dan mengesampingkan pekerjaan dan kontribusi mereka. Anda akan dijungkalkan oleh tim jika anda sendiri tidak menghargai tim anda.
  3. Jangan sombong!
    Pahami kemampuan anda dan kekurangan anda. Ketika berhadapan dengan sesuatu yang jelas anda tak bisa kerjakan dan ada orang lain yang dapat mengerjakan dengan lebih baik, akuilah. Meskipun anda mungkin merasa bahwa orang tersebut tidak terlalu jago ataupun ada orang yang memiliki kemampuan yang lebih baik dari orang tersebut. Akuilah. Karena dengan begitu, anda memberi sebuah penghargaan yang tak ternilai terhadap orang tersebut. Namun jika anda memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan orang tersebut, bukanlah hal yang salah untuk menjatuhkan atau menunjukkan bahwa anda lebih baik. Hanya saja, akuilah jika anda berada di satu kondisi bahwa orang tersebut lebih baik dari anda.

Banyak kasus yang terjadi ketika seseorang terlalu merumitkan segala sesuatu sehingga akhirnya hancur. Tanyakan pada apple jika tidak percaya. Sebelum Steve Jobs masuk, mereka terlalu merumitkan lini produk dan manajemen perusahaan sehingga mereka direpotkan oleh hal yang seharusnya tidak repot.

Tanyakan juga kepada IBM yang tidak berkembang serta tidak mempercayai dan mengembangkan timnya sendiri sehingga harus merelakan diri untuk melepaskan singgasananya kepada microsoft.

Dan tanyakan juga kepada GM yang terlalu sombong serta memandang remeh pabrikan Jepang (Honda, Toyota, Nissan, dll) bahwa mereka tak akan menghasilkan produk mobil yang sukses dan handal.

Terlalu banyak contoh yang harus disebutkan sehingga membuat kita harusnya belajar untuk mengelola bisnis dan orang di sekitar kita dengan baik. Harusnya seorang pengusaha dan pemimpin dapat belajar banyak atas keadaan tersebut. Pelajaran berharga ini saya bagikan agar banyak orang lain yang sedang memimpin tim atau mengelola suatu perusahaan dapat belajar serta mengembangkan dirinya menjadi lebih baik. Jangan lupa, kesuksesan tidak hanya dilihat dari uang yang dicapai, tetapi juga dari prestasi, penghargaan, kepuasan, dan efektivitas.

Mengurangi Waktu Pengerjaan Ketika Mendesain Website Januari 4, 2012

Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku.
add a comment

Beberapa hari ini saya benar-benar mendapatkan banyak pekerjaan berkaitan dengan web design. Pusing, sekaligus menyenangkan. Untuk men-design dan mem-program web, butuh waktu serta pemikiran sehingga pengerjaan web belangsung dengan lancar dan cepat.

Saya seringkali melakukan estimasi waktu yang cenderung berani ketika men-design website. Seringkali saya memperkirakan waktu hingga 1 hari untuk menyelesaikan satu website hingga bisa di-hosting. Alhasil, saya seringkali keteteran untuk menyelesaikan sebuah website menepati tenggat waktu yang diinginkan, walaupun tetap berhasil menepati deadline (dengan memaksakan diri tidak tidur).

Ternyata ada hal yang paling sederhana yang harus dilakukan ketika pertama kali mengerjakan pengerjaan design website. Hal yang paling utama adalah “konsep”. Untuk membuat pengerjaan website menjadi lancar dan mengalir, butuh tenggat waktu tertentu yang memang harus difokuskan agar website memiliki tujuan yang jelas dimana alur menu dapat menceritakan tujuan dari website. Banyak website, terutama yang didesain secara amatir, yang memiliki alur yang tidak tertata dengan rapih. Meskipun tampilan website cukup terkesan canggih, tetapi tujuan dari pembuatan website tersebut menjadi tidak tersampaikan. Semestinya, seorang web designer dan programmer melakukan pengonsepan hingga kuat dan kokoh sebelum menentukan waktu pengerjaan website.

Hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah “konten”. Konten terdiri dari tiga bagian utama: teks, gambar, dan video. Video bukanlah perangkat utama dari sebuah website. Pada akhirnya tetap teks dan gambar yang merupakan komoditi utama yang harus dikelola dengan baik sehingga pengakses website dapat mengakses dengan mudah sekaligus memberikan kesan menyenangkan.

Waktu pengerjaan website memang menjadi hal yang paling krusial untuk dijanjikan kepada client. Apalagi jika transaksi yang diminta bernominal besar. Untuk memudahkan proses estimasi waktu, sebaiknya designer atau programmer website memperkirakan konsep website terlebih dahulu kemudian konten sehingga pemrograman dapat berlangsung sesuai dengan jangka waktu yang ditargetkan.

Dan terakhir, jaga kesehatan. Karena kalau kesehatan sudah bermasalah, maka pengerjaan website pun dipastikan tidak akan berjalan dengan capaian waktu seperti yang ditargetkan.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.