Mac oh mac.. Desember 4, 2011
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku.trackback
Selama 1 minggu ini saya menjadi orang yang begitu sibuk. Mulai dari menulis proposal usaha yang diajukan ke BNI, mengerjakan plan desain game untuk smartphone yang rencanya akan saya luncurkan pada bulan Maret, menjadi konsultan untuk pengembangan usaha teman, dan menambah fitur-fitur untuk web fotografi yang berlokasi di Bandung pesanan temen saya. Hal tersibuk yang saya lakukan terjadi ketika mengerjakan proposal untuk diajukan ke BNI. Saya menghabiskan waktu 3 hari 3 malam dari fase pengerjaan proposal hingga presentasi dan pengurusan pencairan dana. Terima kasih yang sangat spesial ditujukan untuk Pras, dan Ilham yang merelakan diri untuk bekerja keras menyelesaikan tugas dan tanggung jawab. Apa yang kita lakukan pasti akan terbayar di kemudian hari.
Kejadian menarik yang saya rasakan adalah fase tersibuk kali ini ada di momen yang saya tak duga sebelumnya. Saya cukup menganggap komputer keluaran apple (biasanya disebut Mac) merupakan komputer yang handal dan berpenampilan menarik. Bahkan sebelumnya saya pernah mencoba mengoperasikan Mac dan begitu terkagum dengan kehandalan interface dan sistem operasional dari Mac. Dan ternyata..
Mac begitu payah berkaitan dengan pemrosesan dokumen. Tak perlu dibandingkan dulu dengan Windows, dengan Linux pun masih tertinggal. Beberapa fitur tak bisa dioperasikan dengan sempurna, navigasi menu yang berantakan, dan ketertinggalan berbagai fitur dibandingkan Windows merupakan hal-hal yang terasa payah untuk komputer sekelas Mac dengan fitur yang sebanding. Tak hanya itu, banyak sekali program yang tak kompatibel dengan Mac sehingga menyulitkan bagi para pengutik program untuk memanfaatkan Mac sebagai komputer.
Berbeda dengan sistem operasi yang dikembangkan untuk smartphone mereka, iOS, Mac terkesan tidak didesain terintegrasi dengan tampilan hardware mereka. Meski begitu, harus diakui bahwa Mac merupakan perangkat yang sangat handal untuk tugas-tugas berkaitan dengan visual seperti slide presentasi, editing gambar, dan video. Sayangnya brand Mac begitu kuat sebagai sebuah komputer yang handal dan indah sehingga tak bisa menyampaikan kepada pengguna bahwa mereka sebagaimana yang mereka tuju sebagai perangkat yang handal untuk tugas-tugas editing visual.
Sepertinya yang disampaikan Mac pada iklan mereka benar-benar sama (liat versi iklan Mac vs PC, ada banyak versi). Di iklan tersebut selalu digambarkan bahwa Mac merupakan seorang yang tampan, cerdas, asik, dan gaul. Tapi belum terlihat bahwa Mac merupakan seorang yang cerdas, mampu mengerjakan berbagai hal ketika diminta, cepat bersosialisasi dengan program dan orang-orang yang berinteraksi dengannya, dan (pastinya) handal. Meskipun pada tampilan tersebut PC terlihat sedikit bodoh, tetapi ada banyak hal yang hanya bisa dilakukan oleh PC dan dibutuhkan oleh banyak orang. Well Steve, again, you miss your software. Hope you learn from the past.

Komentar»
No comments yet — be the first.