How Exciting Android Desember 8, 2011
Posted by faridauliatanjung in Pemikiranku, Pengetahuan Menarik.add a comment
Baru sekitar 3 minggu saya menggunakan perangkat android untuk memudahkan saya dalam berkomunikasi dan mengembangkan pemrograman untuk perangkat lunak mobile. Awalnya saya lebih sering memprogram untuk perangkat lunak berbasis web, tetapi mencoba untuk melakukan pemrograman untuk aplikasi mobile (seperti yang saya beritahukan sebelumnya, pemrograman web yang terakhir saya lakukan adalah untuk web iddsquare ). Ketika pertama menggunakan android dan mengembangkannya, banyak pengalaman baru yang saya rasakan dan bisa menjadi pelajaran untuk di kemudian hari.
Ada 2 hal yang cukup amazing dan menarik saya untuk menggunakan android:
- OS tersebut memiliki graphical user interface yang menarik dan enak dilihat mata.
- Android memiliki market apps yang aktif dan banyak diisi oleh berbagai aplikasi yang menarik.
Meskipun begitu, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian bagi saya yang baru pertama menggunakan android. Android merupakan aplikasi yang mengharuskan penggunanya untuk aktif mengutak-atik apa yang ada di dalamnya. Jika pengguna android cenderung orang-orang yang malas melakukan hal tersebut, android bukan merupakan pilihan yang tepat. Android memiliki setting yang kaku dan sedikit menyebalkan dimana seringkali aplikasi yang telah diinstall di dalamnya melakukan update secara otomatis melalui internet. Dan hal tersebut menghabiskan banyak pulsa.
Hal berikutnya, android merupakan aplikasi yang mewajibkan penggunanya terlibat konektivitas yang tinggi dengan internet. Jika pengguna android merupakan orang-orang yang tidak tertarik untuk mengkoneksi perangkatnya dengan internet, kemungkinan android terasa sangat menyebalkan dan menyedot banyak sekali pulsa.
Tetapi ternyata terdapat hal menarik dari android yang membuat OS tersebut nyaman untuk digunakan. Terdapat banyak sekali aplikasi yang gratis maupun berbayar dengan berbagai fitur yang membuat kita terkesan. Tak hanya aplikasi yang reguler seperti facebook apps, twitter apps, what’sapp, dan aplikasi standar lainnya, android juga diisi berbagai aplikasi yang dikembangkan dari pemrogram yang memang sangat pandai, maupun yang baru belajar. Isi aplikasi pun berbagai macam, dari yang sangat keren, sampai yang sangat menjebak.
Setelah beberapa hari menggunakan android, pertanyaan saya adalah : “kapan ya biaya akses internet di Indonesia benar-benar murah dengan kecepatan yang tinggi?”. Ayo operator telekomunikasi, peluang bisnis menunggu di depan mata.
Mac oh mac.. Desember 4, 2011
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku.add a comment
Selama 1 minggu ini saya menjadi orang yang begitu sibuk. Mulai dari menulis proposal usaha yang diajukan ke BNI, mengerjakan plan desain game untuk smartphone yang rencanya akan saya luncurkan pada bulan Maret, menjadi konsultan untuk pengembangan usaha teman, dan menambah fitur-fitur untuk web fotografi yang berlokasi di Bandung pesanan temen saya. Hal tersibuk yang saya lakukan terjadi ketika mengerjakan proposal untuk diajukan ke BNI. Saya menghabiskan waktu 3 hari 3 malam dari fase pengerjaan proposal hingga presentasi dan pengurusan pencairan dana. Terima kasih yang sangat spesial ditujukan untuk Pras, dan Ilham yang merelakan diri untuk bekerja keras menyelesaikan tugas dan tanggung jawab. Apa yang kita lakukan pasti akan terbayar di kemudian hari.
Kejadian menarik yang saya rasakan adalah fase tersibuk kali ini ada di momen yang saya tak duga sebelumnya. Saya cukup menganggap komputer keluaran apple (biasanya disebut Mac) merupakan komputer yang handal dan berpenampilan menarik. Bahkan sebelumnya saya pernah mencoba mengoperasikan Mac dan begitu terkagum dengan kehandalan interface dan sistem operasional dari Mac. Dan ternyata..
Mac begitu payah berkaitan dengan pemrosesan dokumen. Tak perlu dibandingkan dulu dengan Windows, dengan Linux pun masih tertinggal. Beberapa fitur tak bisa dioperasikan dengan sempurna, navigasi menu yang berantakan, dan ketertinggalan berbagai fitur dibandingkan Windows merupakan hal-hal yang terasa payah untuk komputer sekelas Mac dengan fitur yang sebanding. Tak hanya itu, banyak sekali program yang tak kompatibel dengan Mac sehingga menyulitkan bagi para pengutik program untuk memanfaatkan Mac sebagai komputer.
Berbeda dengan sistem operasi yang dikembangkan untuk smartphone mereka, iOS, Mac terkesan tidak didesain terintegrasi dengan tampilan hardware mereka. Meski begitu, harus diakui bahwa Mac merupakan perangkat yang sangat handal untuk tugas-tugas berkaitan dengan visual seperti slide presentasi, editing gambar, dan video. Sayangnya brand Mac begitu kuat sebagai sebuah komputer yang handal dan indah sehingga tak bisa menyampaikan kepada pengguna bahwa mereka sebagaimana yang mereka tuju sebagai perangkat yang handal untuk tugas-tugas editing visual.
Sepertinya yang disampaikan Mac pada iklan mereka benar-benar sama (liat versi iklan Mac vs PC, ada banyak versi). Di iklan tersebut selalu digambarkan bahwa Mac merupakan seorang yang tampan, cerdas, asik, dan gaul. Tapi belum terlihat bahwa Mac merupakan seorang yang cerdas, mampu mengerjakan berbagai hal ketika diminta, cepat bersosialisasi dengan program dan orang-orang yang berinteraksi dengannya, dan (pastinya) handal. Meskipun pada tampilan tersebut PC terlihat sedikit bodoh, tetapi ada banyak hal yang hanya bisa dilakukan oleh PC dan dibutuhkan oleh banyak orang. Well Steve, again, you miss your software. Hope you learn from the past.
