jump to navigation

When Story Become History Oktober 18, 2011

Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku.
add a comment

Pada posting blog sebelumnya, saya bercerita mengenai 5 ciri-ciri galau dan berjanji untuk memberitahu bagaimana mengatasinya. Tetapi sekarang ditunda dulu, berhubung sekarang lagi ga galau dan belom nemu momen yang pas untuk bercerita mengenai tips dan trik mengatasi galau.

Kali ini saya ingin bercerita tentang kisah hari ini yang dihabiskan dengan bermain-main dan berakhir di depan laptop. Sebelumnya saya banyak menghabiskan waktu untuk (sedikit) serius dan menghilangkan waktu bercanda. Berhubung waktu bercanda udah tiba, jadi saya menghabiskan waktu untuk bersantai tanpa ampun. Dimulai dari pagi hari yang diawali dengan kuliah yang akhirnya diisi dengan tidur di sesi pertama, kemudian kebetean seorang teman yang gagal mengkopi ‘stok’ karena kecerobohan sendiri, hingga waktu yang dihabiskan untuk merumuskan sebuah produk plug and play yang diinspirasi dari sebuah produk mainan plug and play. Tapi pada akhirnya dihabiskan juga dengan berbodoh-bodoh ria dengan ide-ide aneh bin nyentrik.

Di siang hari, sesi setelah kuliah, saya menghabiskan waktu dengan bermakan-makan ria di rumah makan padang deket stasiun hall Bandung. Wihh,, mantap!! Baru pertama saya menikmati masakan yang benar-benar mendekati masakan padang di kampung halaman. Jadi rindu kampung halaman (curiga akan menuju Jambi, mungkin Padang, setelah liburan semester). Rumah makan padang Malah Dicubo, sangat direkomendasikan! (Thanks to saudara Giri yang telah merekomendasikan tempat ini)

Selesai makan, saya menemui kru pembuat ‘domba-gotchi’ yang telah bete menunggu untuk rapat. Maaf karena hanya membawa cerita, hehehe.. Ternyata rapat menghasilkan cukup banyak ide dan solusi. Sepertinya 2 minggu lagi saya akan menemui tim developer dengan ide dan konsep yang segar dan matang yang digodok sepenuh hati oleh kita semua. Semangat! Rapat yang berakhir jam 5 tersebut ternyata menjadi rapat yang cukup produktif dan menghasilkan banyak kemajuan. Tetapi semua berubah ketika Parampaa! mengundang..

Tadinya, saya berencana untuk mengikuti rapat majalah yang diusung temen di kampus. Tetapi godaan Parampaa! terlalu kuat untuk ditolak. Maklum, di percobaan sebelumnya saya gagal dan cenderung malas untuk menamatkan karena akses internet lemot dan lebih tergoda untuk melakukan hal-hal aneh lainnya. Kebetulan, parampaa kali ini telah melewati level 150. Sayang sekali untuk melewatkan momen-momen menamatkan parampaa!.

Apa mau dikata, tak terasa butuh waktu sekitar dua setengah jam untuk berseru-seru ria di depan laptop demi menamatkan parampaa! 2. Memang cukup banyak kecerobohan yang dilakukan sehingga butuh waktu yang selama itu untuk menamatkannya, tetapi tak masalah kan selama tujuan selesai. Dan rapat pun…..
Lewat…

Sebelum menuliskan blog ini, saya meluangkan waktu untuk makan. Kenapa harus makan? Karena perut butuh makanan, yah itu alasan fundamental. Tapi alasan teknisnya adalah karena dengan berbicara ketika makan terkadang kita mendapatkan sudut pandang berbeda mengenai sebuah fenomena. Dan ketika makan, ternyata saya mendapatkan banyak masukan, informasi, beserta berbagai wawasan mengenai dunia-dunia yang berbeda dengan seluruh teman-teman. Ternyata diskusi begitu bermanfaat. Mungkin suatu saat kita akan bertemu dengan membawa perwujudan impian kita masing-masing.

Sekarang saya menulis blog dengan tujuan “When Story Become History” dengan tujuan menjadi kenangan di masa depan. Seandainya suatu saat saya akan menemukan masa berat, mungkin hal ini akan menjadi sebuah “story” bagi saya untuk menemukan semangat lagi dalam rangka menciptakan “history” di masa depan nantinya. Sekarang, saya berusaha dulu untuk menyelesaikan seluruh tanggung jawab saya dan bergerak ke arah impian yang sudah saya tentukan.

Yang terpenting saat ini adalah, segera menyelesaikan blog ini karena bisa jadi terkunci di kampus lagi seperti 4 hari yang lalu karena sudah terlalu malam. Beristirahat dulu.

5 Ciri-ciri Galau Oktober 15, 2011

Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku.
3 comments

Hati-hati, penyakit galau dapat terjadi pada siapa saja karena alasan apa saja dan dimana saja. Umumnya galau terjadi karena kita menginginkan sesuatu namun ketakutan akan konsekuensi yang akan kita peroleh seandainya memperoleh keinginan tersebut. Berikut ciri-ciri galau yang umumnya terjadi:

  1. Mendadak bingung apa yang ingin dilakukan
    Jika anda telah mengalami terdiam selama lebih dari 5 menit tanpa menyadari apa yang ingin dilakukan, waspadalah. Artinya anda telah terserang penyakit galau.
  2. Kesulitan untuk berpikir
    Jika anda adalah seorang yang kreatif, penuh ide, dan energik, maka ciri-ciri ini akan terlihat jelas. Tiba-tiba anda akan merasakan bahwa otak anda tidak dapat dikontrol, pikiran melayang, sulit bertindak rasional. Gejala yang dialami tiap orang berbeda-beda. Untuk gejala ringan hanya dialami selama 5 -30 menit, untuk gejala medium akan dialami paling lama 1 hari, jika anda telah mengalami kesulitan berpikir hingga lebih dari 1 hari, maka anda telah terserang galau gejala akut.
  3. Malas makan
    Ciri-ciri ini akan terlihat sangat jelas jika anda adalah anak kos yang maruk makannya, maka ciri-ciri ini akan semakin jelas. Biasanya anda akan menjadi tidak tertarik dengan makanan dan kemudian memilih menyendiri, bengong, dan segala aktivitas lainnya yang membuat anda malas.
  4. Langkah berat
    Semakin terlihat jelas jika anda adalah seorang yang aktif dan senang melangkah dengan lugas. Tiba-tiba anda akan merasakan untuk malas melangkah, sekalipun melangkah maka langkah tersebut terasa sangat berat. Tatapan mata anda kosong dan arah yang anda tuju seringkali tidak konsisten.
  5. Sampai mimpi pun terus terpikir
    Ini merupakan gejala terparah. Jika hal ini telah terjadi, maka anda benar-benar galau.

Galau umumnya terjadi pada hal-hal yang bersifat kompleks dan sulit ditebak. Bisa pula terjadi jika anda adalah orang yang kompleks dan sulit ditebak (seperti perempuan, duit, masa depan, dll). Saya telah mengalami gejala galau sampai kurang lebih 3 hari, dan sekarang perlahan mencoba mengatasi galau. Bagaimana dengan anda? Pada blog berikutnya, akan saya update perihal tips dan trik mengatasi galau. Waspadalah, karena galau gampang menular.

What Makes Steve’s So Special Oktober 8, 2011

Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku.
add a comment

Pada hari ulang tahun saya 3 hari yang lalu, terjadi sebuah momen yang sangat spesial di seluruh dunia yang mengguncang hampir seluruh orang di dunia teknologi informasi: wafatnya Steve Jobs. Bagi saya, Steve adalah seorang yang sangat fenomenal dimana banyak hal yang baru berasal dari buah pikirannya. Terdapat banyak pro dan kontra yang telah dilalui dalam kehidupannya dan membuat banyak orang menjadi tertarik untuk mencoba setiap kreasi yang berasal dari buah pikirannya.

Saya telah bertemu dengan beberapa orang yang menganggap bahwa bukanlah sebuah hal yang besar ketika seorang Steve Jobs meninggal dunia. Tetapi untuk saya, kepergiannya menimbulkan fenomena besar yang belum terungkap tentang apa yang akan terjadi dunia IT ketika seorang Steve Jobs tidak akan pernah lagi meninggalkan jejak kreasi dalam teknologi IT.

Hingga kini, saya belum pernah sekalipun membeli produk hasil karya Steve (meskipun hingga kini saya selalu mendambakan untuk bisa memiliki seluruh produk yang telah ia ciptakan). Namun karena tidak  memiliki satupun produk karya Steve, saya semakin merasakan sesuatu yang spesial dari setiap karya Steve: Perasaan untuk membeli produk karyanya dan tidak kehilangan obsesi untuk memiliki produk karyanya. Sungguh sebuah fenomena yang unik yang jarang sekali saya temui di berbagai produk dan layanan yang dibuat oleh orang lain.

Ketika saya melihat produk lain, anggap saja yang diciptakan Honda atau Samsung tentag mobil, motor, atau handphone sebagai contoh, saya sempat tertarik untuk membeli dan terbentur dengan masalah finansial. Hal tersebut membuat saya kehilangan keinginan untuk membeli produk tersebut dan membuat saya memilih membeli produk lain. Hal tersebut menghilangkan minat saya menyukai produk lain dan menjadikan saya secara tidak langsung sebagai loyalis Honda atau Samsung.

Entah hal tersebut jarang sekali ditemui ketika saya ingin membeli produk yang telah diproduksi oleh Steve Jobs (baik itu Apple, Next, ataupun Pixar). Selalu ada hal menarik yang saya temui yang membuat saya tetap memiliki obsesi untuk membeli produk karyanya meskipun saya telah membeli dan menikmati produk atau layanan sejenis yang pernah saya temui. Saya pikir kesempurnaan adalah kunci jawaban dari semua itu. Steve selalu berusaha sekuat tenaga untuk membuat sebuah karya yang menginspirasi orang lain. Menurut saya cara terbaik untuk meresapi kepergiannya adalah dengan berusaha sekuat tenaga mengikuti jejak teladan yang telah ditinggalkan Steve: “Berusaha sekuat tenaga untuk menghasilkan sesuatu yang menginspirasi orang lain”.

Selamat jalan Steve, baru satu hari sebelumnya saya membahas begitu berbedanya dirimu dengan pemimpin lain dalam mengelola tim pemenang yang berhasil mematahkan semua teori-teori tak berdasar mengenai kepemimpinan. Jika saya diberi kesempatan untuk mewawancarai orang terbesar yang pernah hidup dalam rentang kehidupan saya, saya akan memilih Steve Jobs.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.