Experiece is Everything, Especially for Me Januari 29, 2012
Posted by faridauliatanjung in Uncategorized.Tags: pemikiranku
add a comment
Beberapa hari ini saya banyak menghabiskan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan di depan laptop, ataupun berkeliling-keliling (suatu saat akan saya posting hasil pekerjaan saya melalui blog ini). Pekerjaan yang tak jauh-jauh dari mengetik dan berpikir menyusun sistem melalui komputer.
Pekerjaan yang cenderung membosankan, tetapi menurut saya menarik. Karena membutuhkan pemikiran yang mendalam untuk membuat hasil pekerjaan menjadi handal, berguna, dan menarik. Seiring dengan berjalannya waktu, saya banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang yang baru memasuki dunia pekerjaan saya, programming. Sayapun masih tergolong baru, masih kurang dari 2 tahun saya menghabiskan waktu untuk mendalami dunia programming.
Dalam menyelesaikan pekerjaan ini, saya mempelajari bahwa sulit untuk mendapatkan hasil terbaik jika kita masih “orang baru”. Waktu yang dihabiskan untuk membuat pekerjaan menjadi efektif dan efisien jauh lebih lama dibandingkan dengan orang-orang yang telah berpengalaman dalam mengerjakan pekerjaan ini. Tak dapat dipungkiri kalau pengalaman memang membuat kita mendesain pekerjaan menjadi semakin efisien sehingga waktu yang dibutuhkan menjadi lebih singkat.
Oleh karena itu, bagi para pemula yang menerjuni bidang apapun, menurut saya, penting sekali untuk memperbanyak jam terbang di bidang tersebut. Hal tersebut akan meningkatkan rating kualitas pekerjaan sekaligus mengurangi kebutuhan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan. Malcolm Gladwell dalam bukunya yang berjudul “Outliar” sudang menyinggung bahwa dibutuhkan waktu paling kurang 10.000 jam hingga seseorang menjadi ahli di bidang yang ia tekuni.
Kalau melihat teori dan hipotesis di atas, wajar sepertinya jika kita menyaksikan penurunan kualitas musisi mainstream di Indonesia. 2 jam latihan, 10 jam hura-hura di depan infotainment.
3 Things You Have to Know About Managing People (or Company) Januari 10, 2012
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku, Pengetahuan Menarik.add a comment
Beberapa hari ini saya disibukkan permasalahan seputar mengelola perusahaan atau orang per orang. Beberapa cukup merepotkan, beberapa cukup menyenangkan. Banyak hal yang dapat dipelajari sehingga dapat menjadi solusi jika menemui hal serupa di kemudian hari. Permasalahan yang dihadapi kebanyakan seputar: kepemilikan, ide, pembagian tugas, pembagian uang, pembagian order, kebijakan strategis, dan banyak hal lainnya.
Banyak hal penting yang seringkali disepelekan oleh banyak pebisnis (terutama yang baru memulai bisnis) dan pemimpin. Berikut hal yang seharusnya wajib dipegang dan dipahami oleh para pebisnis dan pemimpin:
- Jangan merumitkan segala sesuatu
Kita sudah dibuat rumit oleh segala hal yang harus diurusi berkaitan dengan pelanggan. Kalau untuk urusan administratif sudah dibuat ribet, mending jangan jadi pemimpin atau pengusaha. Jadi Pak Lurah aja. - Dahulukan tim dibanding segalanya
Seorang pemimpin lebih melihat apa kata orang dibandingkan dengan orang yang dipimpinnya? Itu salah besar! Ketika mengelola bisnis, banyak orang yang akan terlibat dan banyak hal yang akan diurus. Orang yang nantinya akan menjadi tulang punggung anda ketika mengerjakan segala sesuatu adalah tim. Oleh karena itu, jaga tim dengan baik. Perhatikan kekompakan dan kesolidan tim dan jangan pernah menyepelekan dan mengesampingkan pekerjaan dan kontribusi mereka. Anda akan dijungkalkan oleh tim jika anda sendiri tidak menghargai tim anda. - Jangan sombong!
Pahami kemampuan anda dan kekurangan anda. Ketika berhadapan dengan sesuatu yang jelas anda tak bisa kerjakan dan ada orang lain yang dapat mengerjakan dengan lebih baik, akuilah. Meskipun anda mungkin merasa bahwa orang tersebut tidak terlalu jago ataupun ada orang yang memiliki kemampuan yang lebih baik dari orang tersebut. Akuilah. Karena dengan begitu, anda memberi sebuah penghargaan yang tak ternilai terhadap orang tersebut. Namun jika anda memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan orang tersebut, bukanlah hal yang salah untuk menjatuhkan atau menunjukkan bahwa anda lebih baik. Hanya saja, akuilah jika anda berada di satu kondisi bahwa orang tersebut lebih baik dari anda.
Banyak kasus yang terjadi ketika seseorang terlalu merumitkan segala sesuatu sehingga akhirnya hancur. Tanyakan pada apple jika tidak percaya. Sebelum Steve Jobs masuk, mereka terlalu merumitkan lini produk dan manajemen perusahaan sehingga mereka direpotkan oleh hal yang seharusnya tidak repot.
Tanyakan juga kepada IBM yang tidak berkembang serta tidak mempercayai dan mengembangkan timnya sendiri sehingga harus merelakan diri untuk melepaskan singgasananya kepada microsoft.
Dan tanyakan juga kepada GM yang terlalu sombong serta memandang remeh pabrikan Jepang (Honda, Toyota, Nissan, dll) bahwa mereka tak akan menghasilkan produk mobil yang sukses dan handal.
Terlalu banyak contoh yang harus disebutkan sehingga membuat kita harusnya belajar untuk mengelola bisnis dan orang di sekitar kita dengan baik. Harusnya seorang pengusaha dan pemimpin dapat belajar banyak atas keadaan tersebut. Pelajaran berharga ini saya bagikan agar banyak orang lain yang sedang memimpin tim atau mengelola suatu perusahaan dapat belajar serta mengembangkan dirinya menjadi lebih baik. Jangan lupa, kesuksesan tidak hanya dilihat dari uang yang dicapai, tetapi juga dari prestasi, penghargaan, kepuasan, dan efektivitas.
Mengurangi Waktu Pengerjaan Ketika Mendesain Website Januari 4, 2012
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku.add a comment
Beberapa hari ini saya benar-benar mendapatkan banyak pekerjaan berkaitan dengan web design. Pusing, sekaligus menyenangkan. Untuk men-design dan mem-program web, butuh waktu serta pemikiran sehingga pengerjaan web belangsung dengan lancar dan cepat.
Saya seringkali melakukan estimasi waktu yang cenderung berani ketika men-design website. Seringkali saya memperkirakan waktu hingga 1 hari untuk menyelesaikan satu website hingga bisa di-hosting. Alhasil, saya seringkali keteteran untuk menyelesaikan sebuah website menepati tenggat waktu yang diinginkan, walaupun tetap berhasil menepati deadline (dengan memaksakan diri tidak tidur).
Ternyata ada hal yang paling sederhana yang harus dilakukan ketika pertama kali mengerjakan pengerjaan design website. Hal yang paling utama adalah “konsep”. Untuk membuat pengerjaan website menjadi lancar dan mengalir, butuh tenggat waktu tertentu yang memang harus difokuskan agar website memiliki tujuan yang jelas dimana alur menu dapat menceritakan tujuan dari website. Banyak website, terutama yang didesain secara amatir, yang memiliki alur yang tidak tertata dengan rapih. Meskipun tampilan website cukup terkesan canggih, tetapi tujuan dari pembuatan website tersebut menjadi tidak tersampaikan. Semestinya, seorang web designer dan programmer melakukan pengonsepan hingga kuat dan kokoh sebelum menentukan waktu pengerjaan website.
Hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah “konten”. Konten terdiri dari tiga bagian utama: teks, gambar, dan video. Video bukanlah perangkat utama dari sebuah website. Pada akhirnya tetap teks dan gambar yang merupakan komoditi utama yang harus dikelola dengan baik sehingga pengakses website dapat mengakses dengan mudah sekaligus memberikan kesan menyenangkan.
Waktu pengerjaan website memang menjadi hal yang paling krusial untuk dijanjikan kepada client. Apalagi jika transaksi yang diminta bernominal besar. Untuk memudahkan proses estimasi waktu, sebaiknya designer atau programmer website memperkirakan konsep website terlebih dahulu kemudian konten sehingga pemrograman dapat berlangsung sesuai dengan jangka waktu yang ditargetkan.
Dan terakhir, jaga kesehatan. Karena kalau kesehatan sudah bermasalah, maka pengerjaan website pun dipastikan tidak akan berjalan dengan capaian waktu seperti yang ditargetkan.
How Exciting Android Desember 8, 2011
Posted by faridauliatanjung in Pemikiranku, Pengetahuan Menarik.add a comment
Baru sekitar 3 minggu saya menggunakan perangkat android untuk memudahkan saya dalam berkomunikasi dan mengembangkan pemrograman untuk perangkat lunak mobile. Awalnya saya lebih sering memprogram untuk perangkat lunak berbasis web, tetapi mencoba untuk melakukan pemrograman untuk aplikasi mobile (seperti yang saya beritahukan sebelumnya, pemrograman web yang terakhir saya lakukan adalah untuk web iddsquare ). Ketika pertama menggunakan android dan mengembangkannya, banyak pengalaman baru yang saya rasakan dan bisa menjadi pelajaran untuk di kemudian hari.
Ada 2 hal yang cukup amazing dan menarik saya untuk menggunakan android:
- OS tersebut memiliki graphical user interface yang menarik dan enak dilihat mata.
- Android memiliki market apps yang aktif dan banyak diisi oleh berbagai aplikasi yang menarik.
Meskipun begitu, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian bagi saya yang baru pertama menggunakan android. Android merupakan aplikasi yang mengharuskan penggunanya untuk aktif mengutak-atik apa yang ada di dalamnya. Jika pengguna android cenderung orang-orang yang malas melakukan hal tersebut, android bukan merupakan pilihan yang tepat. Android memiliki setting yang kaku dan sedikit menyebalkan dimana seringkali aplikasi yang telah diinstall di dalamnya melakukan update secara otomatis melalui internet. Dan hal tersebut menghabiskan banyak pulsa.
Hal berikutnya, android merupakan aplikasi yang mewajibkan penggunanya terlibat konektivitas yang tinggi dengan internet. Jika pengguna android merupakan orang-orang yang tidak tertarik untuk mengkoneksi perangkatnya dengan internet, kemungkinan android terasa sangat menyebalkan dan menyedot banyak sekali pulsa.
Tetapi ternyata terdapat hal menarik dari android yang membuat OS tersebut nyaman untuk digunakan. Terdapat banyak sekali aplikasi yang gratis maupun berbayar dengan berbagai fitur yang membuat kita terkesan. Tak hanya aplikasi yang reguler seperti facebook apps, twitter apps, what’sapp, dan aplikasi standar lainnya, android juga diisi berbagai aplikasi yang dikembangkan dari pemrogram yang memang sangat pandai, maupun yang baru belajar. Isi aplikasi pun berbagai macam, dari yang sangat keren, sampai yang sangat menjebak.
Setelah beberapa hari menggunakan android, pertanyaan saya adalah : “kapan ya biaya akses internet di Indonesia benar-benar murah dengan kecepatan yang tinggi?”. Ayo operator telekomunikasi, peluang bisnis menunggu di depan mata.
Mac oh mac.. Desember 4, 2011
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku.add a comment
Selama 1 minggu ini saya menjadi orang yang begitu sibuk. Mulai dari menulis proposal usaha yang diajukan ke BNI, mengerjakan plan desain game untuk smartphone yang rencanya akan saya luncurkan pada bulan Maret, menjadi konsultan untuk pengembangan usaha teman, dan menambah fitur-fitur untuk web fotografi yang berlokasi di Bandung pesanan temen saya. Hal tersibuk yang saya lakukan terjadi ketika mengerjakan proposal untuk diajukan ke BNI. Saya menghabiskan waktu 3 hari 3 malam dari fase pengerjaan proposal hingga presentasi dan pengurusan pencairan dana. Terima kasih yang sangat spesial ditujukan untuk Pras, dan Ilham yang merelakan diri untuk bekerja keras menyelesaikan tugas dan tanggung jawab. Apa yang kita lakukan pasti akan terbayar di kemudian hari.
Kejadian menarik yang saya rasakan adalah fase tersibuk kali ini ada di momen yang saya tak duga sebelumnya. Saya cukup menganggap komputer keluaran apple (biasanya disebut Mac) merupakan komputer yang handal dan berpenampilan menarik. Bahkan sebelumnya saya pernah mencoba mengoperasikan Mac dan begitu terkagum dengan kehandalan interface dan sistem operasional dari Mac. Dan ternyata..
Mac begitu payah berkaitan dengan pemrosesan dokumen. Tak perlu dibandingkan dulu dengan Windows, dengan Linux pun masih tertinggal. Beberapa fitur tak bisa dioperasikan dengan sempurna, navigasi menu yang berantakan, dan ketertinggalan berbagai fitur dibandingkan Windows merupakan hal-hal yang terasa payah untuk komputer sekelas Mac dengan fitur yang sebanding. Tak hanya itu, banyak sekali program yang tak kompatibel dengan Mac sehingga menyulitkan bagi para pengutik program untuk memanfaatkan Mac sebagai komputer.
Berbeda dengan sistem operasi yang dikembangkan untuk smartphone mereka, iOS, Mac terkesan tidak didesain terintegrasi dengan tampilan hardware mereka. Meski begitu, harus diakui bahwa Mac merupakan perangkat yang sangat handal untuk tugas-tugas berkaitan dengan visual seperti slide presentasi, editing gambar, dan video. Sayangnya brand Mac begitu kuat sebagai sebuah komputer yang handal dan indah sehingga tak bisa menyampaikan kepada pengguna bahwa mereka sebagaimana yang mereka tuju sebagai perangkat yang handal untuk tugas-tugas editing visual.
Sepertinya yang disampaikan Mac pada iklan mereka benar-benar sama (liat versi iklan Mac vs PC, ada banyak versi). Di iklan tersebut selalu digambarkan bahwa Mac merupakan seorang yang tampan, cerdas, asik, dan gaul. Tapi belum terlihat bahwa Mac merupakan seorang yang cerdas, mampu mengerjakan berbagai hal ketika diminta, cepat bersosialisasi dengan program dan orang-orang yang berinteraksi dengannya, dan (pastinya) handal. Meskipun pada tampilan tersebut PC terlihat sedikit bodoh, tetapi ada banyak hal yang hanya bisa dilakukan oleh PC dan dibutuhkan oleh banyak orang. Well Steve, again, you miss your software. Hope you learn from the past.
Steve Jobs Biography: Review November 24, 2011
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku, Pengetahuan Menarik, Resensi Buku.add a comment
3 Hari yang lalu saya baru menamatkan buku biografi Steve Jobs yang ditulis oleh Walter Isaacson. Menarik sekali.
Orang yang satu ini benar-benar “ngartis”. Jalan pikiran yang sebenarnya sederhana tetapi sulit untuk dipahami oleh orang banyak. Memaksakan kehendak, nakal, dan pemarah. Sekaligus jenius, cepat belajar, dan memiliki jiwa artistik yang tinggi. Orang ini luar biasa.
Kisah hidup jobs pada umumnya dibagi menjadi 3 bagian hidup: Macintosh, Pixar, dan iPod. Masing-masing fase kehidupan diakhiri pada usia 30 tahun, 42 tahun, dan 49 tahun. Pengalaman hidup Jobs sungguh seperti film. Seandainya perjalanan hidupnya difilmkan, pasti jauh lebih menarik daripada film social network. Kehidupannya jauh lebih berwarna dan satu lagi: “NAKAL” . Sutradara tak perlu melebih-lebihkan kisah hidup Steve dengan berbagai intrik kehidupan karena kehidupannya sendiri penuh dengan intrik.
Saya tidak dapat mendeskripsikan buku ini sebagaimana resume buku yang biasa saya tampilkan pada blog saya. Hal yang paling saya anjurkan adalah “baca buku ini”. Masing-masing orang memiliki perspektif yang berbeda mengenai kisah hidup Steve yang tak akan pernah dapat dijelaskan dengan satu artikel. Satu lagi, lebih baik anda membeli buku ini. Soalnya, buku ini jauh lebih menarik seandainya dibaca lebih dari sekali.
Jawaban dari keluhan orang-orang mengenai: “Kenapa sih orang-orang berlebihan dengan kematian Steve Jobs?” dapat ditemui di buku ini. Sadar atau tidak, ia telah mengubah landscape bisnis di seluruh dunia. Kematian orang-orang besar yang dirayakan umumnya merupakan orang-orang yang berasal dari bidang-bidang tertentu yang begitu luar biasa di mata kita seperti: penemu, seniman, pemuka agama, pejuang, pemimpin, dan penjahat. Tetapi tak pernah ada satupun seseorang yang benar-benar melegenda karena terobosan di dunia bisnis. Steve berhasil melakukannya. Ditambah dengan cara yang sangat tidak biasa.
Well, Steve mungkin sudah tidak ada lagi di dunia ini. Tetapi hasil karya dan pemikiran masih akan kita nikmati dan menjadi inspirasi untuk menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih indah untuk dihuni. Good Jobs!
Competition, Competitors, and Market Shares November 10, 2011
Posted by faridauliatanjung in Uncategorized.add a comment
Baru sekitar 3 jam yang lalu saya menyelesaikan game simulasi pemasaran. Menarik sekali, berbagai pengalaman dan informasi menarik yang saya peroleh hingga akhirnya mampu meraih kemenangan (meskipun cuma sekedar level kelas).
Saya menyadari bahwa:
1. Kita tidak berkompetisi dengan kompetitor, melainkan dengan diri sendiri.
2. Untuk mencapai tujuan, kita harus memprediksi variabel yang kuantitatif maupun kualitatif.
3. Pasar memilih bukan karena kita lebih baik dari kompetitor, melainkan karena kita mampu memenuhi keinginan mereka.
Yang dimaksud dengan kita tidak berkompetisi dengan kompetitor, melainkan dengan diri sendiri adalah:
Setiap kompetitor selalu berubah dan jika kita hanya melihat dari sudut pandang kompetitor, kita hanya akan melihat pundak mereka. Jauh lebih menyenangkan jika berkaca dan melihat diri sendiri dibandingkan hanya melihat pundak orang lain.
Yang dimaksud dengan kita harus memprediksi variabel yang bersifat kuanitatif dan kualitatif adalah:
Kita tidak mampu menjadi yang terbaik jika hanya memperhatinkan variabel kualitatif, ataupun hanya kuantitatif. Pasar terus berubah dan ternyata tidak semua yang bisa dihitung dapat dipercaya dan tidak semua yang dapat dipercaya tidak dapat dihitung. Kombinasi terbaik adalah menggabungkan keduanya dengan komposisi yang tepat sehingga bisa mencapai titik optimal.
Yang dimaksud dengan pasar memilih bukan karena kita lebih baik dari kompetitor, melainkan karena kita mampu memenuhi keinginan mereka adalah:
Pasar seringkali tidak rasional, mereka kesulitan untuk membandingkan apa yang telah ada dengan apa yang kita tawarkan. Tapi jika disampaikan dengan tepat, pasar akan menyadari bahwa hal tersebut yang mereka butuhkan. Untuk itu, carilah hal yang dibutuhkan pasar, bukan membandingkan diri dengan kompetitor.
Meskipun dengan segala pembelajaran yang diperoleh dari game tersebut, dunia nyata terus berkembang. Pasar tak pernah selalu sama, tetapi selalu ada benang merah yang diketahui. Tahu bukan berarti berhasil, paham tak cukup untuk berhasil, dan bisa bukanlah jaminan untuk berhasil. Yang terpenting adalah lakukan apa yang diketahui dan cari tahu segala sesuatu yang harus diketahui. Yang belum bisa diketahui serahkan kepada Tuhan.
When Story Become History Oktober 18, 2011
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku.add a comment
Pada posting blog sebelumnya, saya bercerita mengenai 5 ciri-ciri galau dan berjanji untuk memberitahu bagaimana mengatasinya. Tetapi sekarang ditunda dulu, berhubung sekarang lagi ga galau dan belom nemu momen yang pas untuk bercerita mengenai tips dan trik mengatasi galau.
Kali ini saya ingin bercerita tentang kisah hari ini yang dihabiskan dengan bermain-main dan berakhir di depan laptop. Sebelumnya saya banyak menghabiskan waktu untuk (sedikit) serius dan menghilangkan waktu bercanda. Berhubung waktu bercanda udah tiba, jadi saya menghabiskan waktu untuk bersantai tanpa ampun. Dimulai dari pagi hari yang diawali dengan kuliah yang akhirnya diisi dengan tidur di sesi pertama, kemudian kebetean seorang teman yang gagal mengkopi ‘stok’ karena kecerobohan sendiri, hingga waktu yang dihabiskan untuk merumuskan sebuah produk plug and play yang diinspirasi dari sebuah produk mainan plug and play. Tapi pada akhirnya dihabiskan juga dengan berbodoh-bodoh ria dengan ide-ide aneh bin nyentrik.
Di siang hari, sesi setelah kuliah, saya menghabiskan waktu dengan bermakan-makan ria di rumah makan padang deket stasiun hall Bandung. Wihh,, mantap!! Baru pertama saya menikmati masakan yang benar-benar mendekati masakan padang di kampung halaman. Jadi rindu kampung halaman (curiga akan menuju Jambi, mungkin Padang, setelah liburan semester). Rumah makan padang Malah Dicubo, sangat direkomendasikan! (Thanks to saudara Giri yang telah merekomendasikan tempat ini)
Selesai makan, saya menemui kru pembuat ‘domba-gotchi’ yang telah bete menunggu untuk rapat. Maaf karena hanya membawa cerita, hehehe.. Ternyata rapat menghasilkan cukup banyak ide dan solusi. Sepertinya 2 minggu lagi saya akan menemui tim developer dengan ide dan konsep yang segar dan matang yang digodok sepenuh hati oleh kita semua. Semangat! Rapat yang berakhir jam 5 tersebut ternyata menjadi rapat yang cukup produktif dan menghasilkan banyak kemajuan. Tetapi semua berubah ketika Parampaa! mengundang..
Tadinya, saya berencana untuk mengikuti rapat majalah yang diusung temen di kampus. Tetapi godaan Parampaa! terlalu kuat untuk ditolak. Maklum, di percobaan sebelumnya saya gagal dan cenderung malas untuk menamatkan karena akses internet lemot dan lebih tergoda untuk melakukan hal-hal aneh lainnya. Kebetulan, parampaa kali ini telah melewati level 150. Sayang sekali untuk melewatkan momen-momen menamatkan parampaa!.
Apa mau dikata, tak terasa butuh waktu sekitar dua setengah jam untuk berseru-seru ria di depan laptop demi menamatkan parampaa! 2. Memang cukup banyak kecerobohan yang dilakukan sehingga butuh waktu yang selama itu untuk menamatkannya, tetapi tak masalah kan selama tujuan selesai. Dan rapat pun…..
Lewat…
Sebelum menuliskan blog ini, saya meluangkan waktu untuk makan. Kenapa harus makan? Karena perut butuh makanan, yah itu alasan fundamental. Tapi alasan teknisnya adalah karena dengan berbicara ketika makan terkadang kita mendapatkan sudut pandang berbeda mengenai sebuah fenomena. Dan ketika makan, ternyata saya mendapatkan banyak masukan, informasi, beserta berbagai wawasan mengenai dunia-dunia yang berbeda dengan seluruh teman-teman. Ternyata diskusi begitu bermanfaat. Mungkin suatu saat kita akan bertemu dengan membawa perwujudan impian kita masing-masing.
Sekarang saya menulis blog dengan tujuan “When Story Become History” dengan tujuan menjadi kenangan di masa depan. Seandainya suatu saat saya akan menemukan masa berat, mungkin hal ini akan menjadi sebuah “story” bagi saya untuk menemukan semangat lagi dalam rangka menciptakan “history” di masa depan nantinya. Sekarang, saya berusaha dulu untuk menyelesaikan seluruh tanggung jawab saya dan bergerak ke arah impian yang sudah saya tentukan.
Yang terpenting saat ini adalah, segera menyelesaikan blog ini karena bisa jadi terkunci di kampus lagi seperti 4 hari yang lalu karena sudah terlalu malam. Beristirahat dulu.
5 Ciri-ciri Galau Oktober 15, 2011
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku.1 comment so far
Hati-hati, penyakit galau dapat terjadi pada siapa saja karena alasan apa saja dan dimana saja. Umumnya galau terjadi karena kita menginginkan sesuatu namun ketakutan akan konsekuensi yang akan kita peroleh seandainya memperoleh keinginan tersebut. Berikut ciri-ciri galau yang umumnya terjadi:
- Mendadak bingung apa yang ingin dilakukan
Jika anda telah mengalami terdiam selama lebih dari 5 menit tanpa menyadari apa yang ingin dilakukan, waspadalah. Artinya anda telah terserang penyakit galau. - Kesulitan untuk berpikir
Jika anda adalah seorang yang kreatif, penuh ide, dan energik, maka ciri-ciri ini akan terlihat jelas. Tiba-tiba anda akan merasakan bahwa otak anda tidak dapat dikontrol, pikiran melayang, sulit bertindak rasional. Gejala yang dialami tiap orang berbeda-beda. Untuk gejala ringan hanya dialami selama 5 -30 menit, untuk gejala medium akan dialami paling lama 1 hari, jika anda telah mengalami kesulitan berpikir hingga lebih dari 1 hari, maka anda telah terserang galau gejala akut. - Malas makan
Ciri-ciri ini akan terlihat sangat jelas jika anda adalah anak kos yang maruk makannya, maka ciri-ciri ini akan semakin jelas. Biasanya anda akan menjadi tidak tertarik dengan makanan dan kemudian memilih menyendiri, bengong, dan segala aktivitas lainnya yang membuat anda malas. - Langkah berat
Semakin terlihat jelas jika anda adalah seorang yang aktif dan senang melangkah dengan lugas. Tiba-tiba anda akan merasakan untuk malas melangkah, sekalipun melangkah maka langkah tersebut terasa sangat berat. Tatapan mata anda kosong dan arah yang anda tuju seringkali tidak konsisten. - Sampai mimpi pun terus terpikir
Ini merupakan gejala terparah. Jika hal ini telah terjadi, maka anda benar-benar galau.
Galau umumnya terjadi pada hal-hal yang bersifat kompleks dan sulit ditebak. Bisa pula terjadi jika anda adalah orang yang kompleks dan sulit ditebak (seperti perempuan, duit, masa depan, dll). Saya telah mengalami gejala galau sampai kurang lebih 3 hari, dan sekarang perlahan mencoba mengatasi galau. Bagaimana dengan anda? Pada blog berikutnya, akan saya update perihal tips dan trik mengatasi galau. Waspadalah, karena galau gampang menular.
What Makes Steve’s So Special Oktober 8, 2011
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku.add a comment
Pada hari ulang tahun saya 3 hari yang lalu, terjadi sebuah momen yang sangat spesial di seluruh dunia yang mengguncang hampir seluruh orang di dunia teknologi informasi: wafatnya Steve Jobs. Bagi saya, Steve adalah seorang yang sangat fenomenal dimana banyak hal yang baru berasal dari buah pikirannya. Terdapat banyak pro dan kontra yang telah dilalui dalam kehidupannya dan membuat banyak orang menjadi tertarik untuk mencoba setiap kreasi yang berasal dari buah pikirannya.
Saya telah bertemu dengan beberapa orang yang menganggap bahwa bukanlah sebuah hal yang besar ketika seorang Steve Jobs meninggal dunia. Tetapi untuk saya, kepergiannya menimbulkan fenomena besar yang belum terungkap tentang apa yang akan terjadi dunia IT ketika seorang Steve Jobs tidak akan pernah lagi meninggalkan jejak kreasi dalam teknologi IT.
Hingga kini, saya belum pernah sekalipun membeli produk hasil karya Steve (meskipun hingga kini saya selalu mendambakan untuk bisa memiliki seluruh produk yang telah ia ciptakan). Namun karena tidak memiliki satupun produk karya Steve, saya semakin merasakan sesuatu yang spesial dari setiap karya Steve: Perasaan untuk membeli produk karyanya dan tidak kehilangan obsesi untuk memiliki produk karyanya. Sungguh sebuah fenomena yang unik yang jarang sekali saya temui di berbagai produk dan layanan yang dibuat oleh orang lain.
Ketika saya melihat produk lain, anggap saja yang diciptakan Honda atau Samsung tentag mobil, motor, atau handphone sebagai contoh, saya sempat tertarik untuk membeli dan terbentur dengan masalah finansial. Hal tersebut membuat saya kehilangan keinginan untuk membeli produk tersebut dan membuat saya memilih membeli produk lain. Hal tersebut menghilangkan minat saya menyukai produk lain dan menjadikan saya secara tidak langsung sebagai loyalis Honda atau Samsung.
Entah hal tersebut jarang sekali ditemui ketika saya ingin membeli produk yang telah diproduksi oleh Steve Jobs (baik itu Apple, Next, ataupun Pixar). Selalu ada hal menarik yang saya temui yang membuat saya tetap memiliki obsesi untuk membeli produk karyanya meskipun saya telah membeli dan menikmati produk atau layanan sejenis yang pernah saya temui. Saya pikir kesempurnaan adalah kunci jawaban dari semua itu. Steve selalu berusaha sekuat tenaga untuk membuat sebuah karya yang menginspirasi orang lain. Menurut saya cara terbaik untuk meresapi kepergiannya adalah dengan berusaha sekuat tenaga mengikuti jejak teladan yang telah ditinggalkan Steve: “Berusaha sekuat tenaga untuk menghasilkan sesuatu yang menginspirasi orang lain”.
Selamat jalan Steve, baru satu hari sebelumnya saya membahas begitu berbedanya dirimu dengan pemimpin lain dalam mengelola tim pemenang yang berhasil mematahkan semua teori-teori tak berdasar mengenai kepemimpinan. Jika saya diberi kesempatan untuk mewawancarai orang terbesar yang pernah hidup dalam rentang kehidupan saya, saya akan memilih Steve Jobs.
