Waspadai Penipuan Ala Gampoeng Aceh.. September 15, 2009
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku.add a comment
Perhatian : Tulisan ini bukan untuk menjatuhkan reputasi restoran gampoeng aceh.. Semoga buah pikiran yang saya uraikan disini menjadi koreksi bagi pemilik restoran gampoeng aceh..
Masyarakat yang pernah bersinggah di kota bandung dan sering mengunjungi wilayah dago di kota bandung pasti telah mengenal rumah makan bernama gampoeng aceh yang berpusat di jalan dago (di sebelah hotel holiday inn). Gampoeng aceh merupakan rumah makan yang menyediakan masakan aceh. Rumah makan ini selalu ramai dikunjungi pembeli dan merupakan salah rumah makan yang laris dan direkomendasikan oleh banyak penduduk di Bandung untuk disinggahi.
Pada hari jumat 11 September 2009, aku mengunjungi rumah makan tersebut sembari diiringi rasa penasaran. Ketika pertama tiba disana, ada banyak sekali pengunjung dan suasana rumah terlihat seperti rumah makan yang menarik dan menyenangkan.
Ketika melewati rumah makan tersebut, terlihat plank rumah makan gampoeng aceh telah menyambutku seperti yang terlihat pada gambar di samping ini. Sepertinya tempat makan ini memang enak. Kemudian aku, yang dateng kesana bersama pacarku, memesan menu yang ditawarkan. Makanan belum kupesan namun firasatku sudah terasa tak enak, ada apa gerangan?? Kuperhatikan list menu beserta harga yang ditawarkan. Terlintas sejenak di benakku, apakah wajar makanan dihargai begini mahal?? Perasaan itu terlintas, namun segera kutepis dengan pikiran : “Mungkin saja rasanya enak atau porsinya banyak.” Hatiku kembali tenang dan memesan makanan yang kuinginkan. Aku memesan nasi goreng daging yang dibanderol seharga Rp. 18.000!!
Tak apalah pikirku, mungkin nasi gorengnya seabreg atau dagingnya istimewa atau spesial. Segera kupanggil pramuniaga dan kupesan menu yang kuinginkan itu. Tak kusangka ternyata untuk menu sejenis nasi goreng saja aku harus menunggu selama 30 menit!! Kucoba berpikir positif dengan beranggapan “mungkin masakan aceh emang lama memasaknya”, atau “yah, bisa saja menunya banyak dan laris jadi memasaknya lebih lama”, atau “semoga apa yang kutunggu sebanding dengan apa yang kumakan”. Lewat 30 menit, masih saja masakan yang telah kupesan belum tiba. Kemudian kutemui pihak pelayan dan kutanya : “Mbak, masih lama yah nasi gorengnya?? Dah dimasak apa belum?”. Sontak terkaget aku mendengan jawaban pramusaji yang kutanyai : “Waduh, ga tau juga tuh mas. Kalo lom dimasak mas juga ga papa kok ngebatalin.” Busyet!! Butuh dibeli ga sih makanannya??
Aku kemudian bertambah kesal karena harganya yang mahal dan waktu menunggunya yang lama. Namun pacarku menenangkan dan berkata : “Sudahlah, mungkin yang mesen banyak. Moga2 aja rasanya enak.” Jawaban itu masih tak memuaskan perasaaanku. Aku memaksa pacarku untuk meninggalkan tempat makan ini. Tapi ia meminta untuk tetap disini. Dan apa yang terjadi??
5 menit kemudian, makanan telah tiba. Nasi gorengku telah datang!! Sejenak setelah pelayan memberikan nasi goreng kepadaku, sejurus kata umpatan keluar dari lidahku : “Mas, kalo masak nasi goreng disini emang lama yak?? Buat masak goreng 1 aja ampe butuh 30 menit!!” Diiringi rasa kesel, aku memperhatikan nasi goreng yang disajikan. Astaghfirullah, dari bentuknya saja tak tergambar kelezatannya. Kusentuh nasi goreng itu dengan jariku. Benar dugaanku, nasi gorengnya sudah dingin. Kemudian kuremas nasinya. Kudapati bahwa nasi goreng ini keras. Berhubung aku pernah menjalankan restoran, aku telah tahu bahwa nasi ini telah dimasak dari 1-2 hari sebelumnya kemudian disimpan di rice cooker dan hanya dipanaskan untuk dihidangkan ke pembeli!! Bagaimana mungkin aku tertarik pada nasi goreng seperti ini!! Dan satu lagi, porsinya porsi anak bayi!!
Gambar disamping mampu mewakili apa yang terjadi padaku saat itu. Bagaimana mungkin makanan dengan porsi seperti ini, rasa seperti ini, pelayanan seperti ini, dan hanya dipanaskan 3 menit sebelum disajikan dihargai seharga 18 ribu rupiah?????? Waoooaaawwwww…!!!! Ini penghinaan terhadap pelanggan namanya. Kekesalanku setelah menghadapi makanan ini semakin memuncak. Selesai makan, kutumpahkan minuman teh manis ke bawah meja dan berteriak kesal atas pelayanan di rumah makan ini. Seperti gampoeng aceh harus menggantinya namanya menjadi : Rumah Sakit Gampoeng Aceh…..
Kisah Sukses Wikipedia : “Perjalanan Menuju Ensiklopedia yang Sesungguhnya” Agustus 22, 2009
Posted by faridauliatanjung in Pengetahuan Menarik, Resensi Buku.add a comment
Apakah yang diharapkan orang – orang dari sebuah ensiklopedia?? Apakah sesuatu yang bisa memberikan jawaban atas semua pertanyaan atas yang mereka miliki?? Atau hanyalah sebuah benda tak berguna yang hanya menyampaikan informasi yang tidak lengkap dan kuarng akurat??
Wikipedia merupakan penjawab harapan dari harapan orang – orang terhadap sebuah ensiklopedia. Mereka berharap dapat mengetahui segala sesuatu yang ingin mereka ketahui dalam sebuah ensiklopedia tanpa dibatasi oleh keterbatasan volume informasi dikarenakan keterbatasan fisik.
Perjalanan wikipedia dimulai oleh seorang pemuda bernama Jimmy Wales yang tertarik dengan dunia bisnis internet. Ia memulai untuk merintis usaha berbentuk direktori. Namun pada tahun 2000 ia memutuskan untuk mengubah haluan bisnisnya menjadi sebuah ensiklopedia yang open source. Ensiklopedia ini dinamakan Nupedia. Nupedia didirikan Jimmy dengan mengandalkan seorang peraih gelar Ph.D di bidang filsafat bernama Larry Sanger, dan Rick Itchfer seorang editor yang bertugas untuk nupedia.
Pada keberjalanannya, Nupedia kesulitan untuk mendapatkan artikel yang harus mereka terbitkan. Hal ini dikarenakan ketatnya sistem penyaringan artikel. Hal ini membuat Sanger berpikir ulang bagaimana cara agar artikel yang dikontribusikan oleh pengguna menjadi banyak. Hal ini menjadi kendala berarti bagi wikipedia sampai mereka menemukan Ward Cunningham. Penggagas ide wikipedia.
Ward Cunningham adalah seorang pemrogram komputer yang tinggal di Portland, Oregon. Ia membuat sebuah aplikasi online bernama wikiwikiweb. Wikiwikiweb merupakan sebuah situs yang dibangun dengan sebuah gagasan sederhana. Situs ini mengijinkan setiap orang mengedit halaman kapan saja. Hal ini menginspirasi Sanger untuk mengadopsi sistem tersebut ke dalam nupedia.
Ide untuk mengadopsi sistem wikiwikiweb ini disetujui oleh Jimmy Wales, namun pada pelaksanaannya ide ini dibangun dalam jaringan yang berbeda dengan nupedia. Maka lahirlah sebuah ensiklopedia yang diisi oleh siapapun dan kapanpun mereka mau yang bernama Wikipedia.
Setelah wikipedia berdiri, perkembangan artikel yang masuk menjadi sangat pesat. Setelah satu tahun dari pendirian wikipedia (wikipedia berdiri pada tahun 2001), Wikipedia telah memiliki 20.000 artikel berbahasa inggris. Hal ini melampaui ekspektasi pendiri wikipedia. Dikarenakan sistem penulisan artikelnya yang open content, banyak orang yang memprediksi bahwa wikipedia tidak akan bertahan lama dikarenakan sistem tersebut rawan terhadap kegiatan vandalisme dan adanya keraguan keakuratan artikel yang ditampilkan. Hal ini membuat Sanger bekerja keras agar wikipedia mampu bertahan. Agar membuat wikipedia tetap kokoh dan dinikmati penggunanya, wikipedia memiliki 5 pilar yang menjadi landasan pengelolaan wikipedia yaitu :
- Wikipedia adalah Ensiklopedia.
- Wikipedia memiliki sudut pandang netral.
- Wikipedia memiliki isi yang bebas.
- Wikipedia memiliki kode etik.
- Wikipedia tidak memiliki aturan – aturan yang kaku.
Selama perjalanannya hingga sekarang, wikipedia menghadapi banyak sekali masalah. Dimulai dari banyaknya troll, vandal, dan sock puppet. Dilanjutkan dengan krisis – krisis yang saling silih berganti seperti banyaknya kritik yang cenderung menyerang, peristiwa seigenthaler, kontroversi Essjay, dan banyak lagi krisis besar yang terjadi.
Kini, Wikipedia telah menjadi rujukan utama di dunia internet dalam ilmu pengetahuan. Ensiklopedia ini telah menjadi yang terbesar di dunia. Banyak orang yang menyangkan bahwa ensiklopedia ini sangat jauh dari nilai keakuratan secara akademik, namun riset study yang dilakukan oleh nature menyatakan bahwa rata – rata ada 4 buah kesalahan dalam tiap artikel wikipedia. Hal ini mendekati rata – rata kesalahan yang dimiliki ensiklopedia yang diklaim sebagai yang terakurat, yaitu Britannica. yang memiliki rata – rata 3 buah kesalahan dalam tiap artikelnya.
Apakah ini artinya wikipedia telah layak menjadi rujukan utama kegiatan akademis? Mungkin saja. Tetapi kenyataan yang terjadi sekarang adalah wikipedia telah menjadi fenomena nyata sebuah ensikplodia yang mungkin telah dibayangkan banyak orang sejak ratusan tahun yang lalu dan kini hampir sepenuhnya terwujud. Wikipedia adalah sebuah terobosan nyata menuju ensiklopedia yang sesungguhnya.
Menikmati Franchise? Heum, Nyummi.. Juli 22, 2009
Posted by faridauliatanjung in Pengetahuan Menarik.add a comment
Beberapa waktu yang lalu majalah entrepeneur Indonesia mengeluarkan edisi spesial frachise. Edisi tersebut menceritakan mengenai pertumbuhan industri franchise di Indonesia yang kian pesat dan seluk beluk mengenai industri franchise.
Di Indonesia franchise, atau yang dikenal juga dengan istilah waralaba, telah menghasilkan lapangan kerja hingga 819.200 orang pada tahun 2008. Artinya sektor ini berhasil menampung banyak penduduk Indonesia untuk mendapatkan lapangan kerja dan memberikan penghidupan bagi orang – orang di dalamnya. Hingga saat ini diperkirakan uang yang akan beredar dari sektor usaha franchise hingga mencapai 96 Triliun Rupiah pada tahun 2009.
Kebanyakan sektor yang di-franchise-kan di Indonesia adalah sektor makanan, ritel, dan pendidikan. Alasan masyarakat memilih franchise pada sektor tersebut adalah pangsa pasar yang besar dan kebutuhan akan hal – hal tersebut yang tidak akan pernah habis.
Meskipun begitu, franchise hingga kini masih menjadi kontroversi. Beberapa pihak mengklaim bahwa mereka mampu menjadi kaya raya dan menghidupi orang – orang di sekitarnya melalui usaha yang dijalankannya dimana ia bertindak sebagai franchisee (pembeli franchise), sementara beberapa pihak yang lain menjadi merugi bahkan melarat lantaran merasa ditipu oleh franchisor (pemilik franchise) dalam menjalankan kerjasama usaha.
Franchise memang merupakan jalan pintas dalam menekuni dunia usaha. Banyak pihak bahkan menganggap seorang yang memiliki franchise adalah seorang pengusaha. Namun kenyataannya, franchisee bukanlah seorang pengusaha. Mereka memang tidak menerima gaji dari perusahaan, mereka pun tidak memiliki jam kerja yang diatur oleh perusahaan, namun mereka wajib mengikuti siste yang dibuat oleh perusahaan franchisor.
Oleh karena itu, setiap franchisee wajib memahami bahwa kesuksesan seorang franchisee sangat bergantung pada franchisor yang memiliki usaha. Seperti vitalnya peran seorang pemimpin pada suatu organisasi, maka peran franchisor pun merupakan peran yang sangat vital dalam menentukan franchise yang baik.
Bedanya seorang karyawan dengan pembeli franchise adalah, mereka berhak menentukan bos yang sesuai dengan karakter mereka. Dalam hal ini, bos yang dimaksud adalah franchisor. Oleh karena itu, telitilah franchisor yang akan bekerja sama dan jadikan mereka rekan yang bisa dipercaya. Dengan begitu, mungkin kita mampu menikmati sedikit cipratan uang 96 triliun rupiah per tahun dari usaha berbasis franchise. Heum,, Nyummii….
Pelajaran Sekolah, Bermanfaat atau Tidak? Juni 20, 2009
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku, Pemikiranku.1 comment so far
Aku tertegun ketika orang yang bersamaku pada perjalanan pulang dari Purwakarta berkata :
“Anjrit, cape banget gw diatas masang antena. Bangke, dah cape2 belajar pas sekolah ternyata ga ada yang dipake yak?? gw belajar matematika ternyata pas gw masang baut ga ada tuh matematik dipake. Tinggal dicocok2in gitu susah banget. trus pas SMA gw disutuh koprol bolak balik, pas kerja mana ada dipake. Pas SMA gw juga diajarin kewirausahaan, eh sekarang gw malah jadi teknisi.. Ga ada yang kepake sama sekali dah.”
Kata – kata tersebut diucapkan oleh seorang teknisi kontrak perusahaan komunikasi seluler besar di Indonesia.
Kata – kata itu membuatku merasa miris mengenai mental masyarakat Indonesia saat ini. Biar bagaimanapun juga, pendidikan membuat seseorang menjadi tahu. Bagaimana keilmuan seperti matematika tidak dipakai? Kemudian Olahraga tidak digunakan? Kemudian mata pelajaran lainnya yang diajarkan di sekolah?
Jika kubeberkan kemanfaatan pelajaran yang telah diperoleh selama masa pendidikan dasar (TK, SD, SMP, SMA), maka aku sendiri yang akan letih mengetikkannya pada blog ini. Oleh karena itu, aku akan melakukan komparasi yang komprehensif antara manfaat dari sekolah dan manfaat dari tidak sekolah.
- Sekolah akan membentuk dan mengajarkan seseorang untuk mau belajar, terlepas dari seberapa besar minatnya terhadap belajar. Sistem yang tergolong memaksa pada sekolah tentu akan membuat seorang anak untuk belajar. Dengan berbagai cara, seorang guru selalu mengupayakan anak didiknya untuk mengikuti kurikulum pelajaran yang diberikan dan meminta anak tersebut mematuhi ajarannya. Anak akan menjadi tertekan dikarenakan belum terciptanya sikap mental kritis akan kebutuhan mengikuti kurikulum tersebut. Hal tersebut bisa berdampak positif, bisa pula negatif. Tergantung bagaimana si anak menyikapinya.
- Sekolah membantu anak yang memiliki kesulitan dalam bersosialisasi untuk belajar bersosialisasi. Sudah menjadi sikap alamiah kita sebagai manusia untuk tidak berani memulai sesuatu yang terasa menakutkan bagi kita. Ketika pertama dilahirkan, kita pasti menangis dikarenakan perbedaan lingkungan antara rahim ibu dan dunia luar. Namun perlahan kita akan menjadi betah untuk berada dalam dunia tersebut. Siklus tersebut selalu berulang sehingga menyebabkan tantangan bagi seseorang, apakah ia mampu menaklukkan lingkungan baru. Namun, terkadang tantangan tersebut juga menghasilkan ketakutan. Ketakutan yang mendalam akan membuat seseorang menjadi tidak berani bergerak dan melakukan sesuatu.Untuk itulah pada masa kanak – kanak, dimana seseorang merasakan lingkungan keluarga dengan erat, seseorang pasti merasakan sebuah ketakutan yang menyeluruh untuk melepaskan diri dari ikatan keluarga.
- Sekolah mengajari seseorang yang memiliki penalaran yang tumpul menjadi memiliki penalaran yang tajam. Penalaran manusia akan semakin tajam ketika ia dibenturkan dengan masalah. Tak semua orang hidup dengan penalaran yang tajam. Namun bukan berarti seseorang yang penalaranny buruk tidak mampu melakukan penalaran dengan baik. Seseorang yang penalarannya tumpul, akan bisa dibentuk menjadi menjadi tajam dengan memberikannya permasalahan2. Dimulai dari yang sederhana, dan semakin ditingkatkan kesulitannya. Sekolah mampu memberikan seseorang permasalahan dengan tingkat kesulitan yang semakin semakin lama semakin tinggi.
Dengan komparasi ini, sekolah tetap mampu memberikan manfaat walaupun banyak orang yang tidak menyadarinya. Memang pada kenyataannya sekolah bukan merupakan tempat yang tepat bagi orang – orang yang jenius dan ingin diperlakukan berbeda. Namun orang – orang tersebut sedikit jumlahnya di dunia. Sistem di dunia cenderung semakin membentuk seseorang untuk menjadi rata – rata dan mengikuti kecenderungan yang ada di lingkungannya.
Namun jangan pernah mengaitkan sekolah dengan mencari uang!! Memang ada kemungkinan seseorang dengan tingkat pendidikan yang tinggi akan lebih mudah untuk mendapatkan uang. Namun pada kenyataannya banyak sekali orang – orang yang sangat kaya (bahkan) yang tak perlu mengenyam pendidikan sekolah untuk meraih kekayaan tersebut. Hal tersebut wajar sekali mengingat sekolah hanya difungsikan untuk mencari ilmu, bukan mencari uang. Selain itu, bukankah rejeki telah ditentukan yang maha kuasa?? Mengapa kita berharap ditentukan dari pelajaran yang kita pelajari di sekolah??
Pemikiran Mengenai Kejeniusan Mei 22, 2009
Posted by faridauliatanjung in Pemikiranku, Pengetahuan Menarik.1 comment so far
Beberapa hari terakhir aku banyak menghabiskan waktu untuk berpikir, memahami, dan mempelajari hal – hal mengenai kejeniusan. Melalui tes intelejensi, kemudian buku2 teori psikologi, dan terakhir memahaminya melalui interaksi langsung dengan orang – orang yang memiliki kecerdasan yang tergolong jenius.
Berikut definisi jenius yang kugunakan yaitu “orang yang memiliki kemampuan menggunakan otak jauh melebihi rata – rata masyarakat di sekitarnya (2% dari keseluruhan masyarakat)”.
Ada beberapa hal yang mampu kusimpulkan mengenai pencarian arti kejeniusan. Hal tersebut adalah :
- Jenius adalah anugerah..
Banyak orang menyatakan, bahkan mencoba melakukan
percobaan untuk menciptakan manusia jenius. Tapi pada kenyataannya mereka tak pernah mampu menciptakan hal tersebut. Justru terkadang muncul orang – orang yang jenius dari pihak2 yang tidak menyengajakan diri untuk menciptakan anak yang jenius. Faktor lingkungan, nutrisi, genetis, dan faktor2 lain yang belum diketahui saling mempengaruhi sehingga memunculkan kompleksitas yang belum dipahami manusia dalam proses penciptaan manusia jenius. - Jenius mempengaruhi keberhasilan dalam menguasai bidang keilmuan.
Seorang yang jenius dijamin akan mampu menguasai sebuah ilmu cenderung lebih cepat dibanding orang – orang pada umumnya. Mereka memilki rasa ingin tahu yang sangat tinggi terhadap sesuatu yang belum mereka tahu. Namun hal ini terkadang semakin menurun setelah mereka semakin banyak. Hal ini disebabkan oleh semakin banyak tahu seseorang, maka semakin ia tahu bahwa semakin tidak mengetahui apapun.. - Pemikiran orang jenius beberapa kali lebih jauh dan cepat dibanding orang – orang rata – rata.
Bukanlah hal yang aneh jika terkadang orang – orang yang jenius sulit menyampaikan pendapat mereka. Hal ini karena masyarakat belum mampu menggapai logika berpikir mereka. - Orang jenius bukanlah orang yang luar biasa.
Orang jenius adalah manusia seperti manusia pada umumnya. Mereka memiliki sifat kemanusiaan, rasa kasih sayang, ambisi, dan keinginan. Terkadang banyak orang yang menganggap mereka luar biasa, namun pada kenyataannya mereka lebih kurang dibanding orang biasa dalam banyak hal. Banyak orang yang menganggap orang jenius seseorang yang luar biasa, padahal mereka dipandang jenius untuk hal yang sifatnya mampu diukur. Itulah yang membuat mereka orang biasa. Sementara orang yang luar biasa adalah orang yang kecerdasan dan kemampuannya bahkan tak mampu diukur oleh alat ukur apapun, bahkan hanya Tuhan yang mampu mengukur kecerdasan dan kemampuan mereka. Orang Jenius tidak memiliki kemampuan itu, mereka hanya cerdas terukur.. Hanyalah orang yang pola kecerdasannya bisa dideteksi.
Berdasarkan kesimpulan yang kutemui sejauh ini, orang jenius memang merupakan orang yang berguna dan terkadang cenderung menyebalkan. Mereka tak perlu menghabiskan waktu yang banyak dalam menguasai hal – hal yang bersifat rumit. Mereka pun mampu melakukan pemikiran yang sulit sekali diselesaikan oleh orang – orang biasa pada umumnya. Namun, orang biasa memiliki kemampuan yang pasti tidak dimiliki orang jenius. Apapun kemampuan itu, itulah gunanya orang-orang jenius diciptakan di Bumi.. Mereka dibutuhkan untuk memberikan cahaya atas segala ketidaktahuan, Walaupun cahaya itu hanyalah seberkas diantara semesta jagad raya.. Dan orang – orang pada umumnya semestinya mampu mengikuti arah cahaya itu menuju ke dalam sebuah pengetahuan…
Update mengenai diri.. April 22, 2009
Posted by faridauliatanjung in Kisah Harianku.1 comment so far
Setelah dihantam cuaca yang panas terik beberapa hari yang lalu, kini Bandung disirami hujan selama 3 hari belakangan. Ini ngebuat aku jadi kebingungan. Pengaruhnya sampai ke tubuh bung, jadi rentan sakit.
Btw, beberapa waktu belakangan aku ngabisin waktu di depan komputer buat ngeraparasi nih komputer. Alhamdulillah dah bener lagi, setelah sempat dikerjain ama tukang servis yang ga becus benerin komputer. Sekarang minggu – minggu ujian telah berakhir. Akhir masa perkuliahan segera tiba. Tak terasa telah 4 tahun aku menjadi mahasiswa ITB. Sekarang aku benar – benar tertinggal dengan rekan – rekan yang bersemangat mengikuti kuliah. HuFff… Tak apalah, mungkin ini konsekuensi kurangnya niat dan rasa ingin berjuang.
Kini beberapa usahaku telah berjalan lancar. Aku berhasil membuktikan bahwa aku memiliki kemampuan untuk membangun usaha hingga sukses dan menguatkan mentalku untuk merintis jalan menuju dunia wirausaha.. Pengalaman, ilmu, rekan, kekuatan, dan pengetahuan telah kuperoleh melalui berbagai usaha yang kukerjakan hingga kini.
Apa lagi yang akan terjadi berikutnya yak??
Panas… Panas.. Panas.. Kota ini… April 20, 2009
Posted by faridauliatanjung in Uncategorized.add a comment
Busyet.. Bandung panas banget belakangan…
BTw, dah lama ga ngupdte blog. Dengan memanasnya bandung, maka aku akan menjadi semakin males kemana – mana. Dan saat ini sangat mengantuk… Kusambung update saat berikutnya lagi…
Prediksi.. Ntah Akurat atau Tidak.. Maret 14, 2009
Posted by faridauliatanjung in Pemikiranku.add a comment

Setiap manusia memiliki kecenderungan.Kecenderungan ini sebenarnya disebabkan oleh perubahan, perubahan itu berasal dari pikiran manusia. Pikiran manusia lah yang mengatur seluruh hal yang mereka rasakan dan nikmati.. Oleh karena pikiran kita merasakan sesuatu yang dikenal dengan istilah ‘perubahan’.. Perubahan hanya dirasakan oleh pikiran, tak ada sifat respon lain yang merasakan perubahan…
Cuplikan pemikiran di atas merupakan hal yang menjadi landasanku dalam berpikir dan bertindak. Belakangan aku memang sering berpikir hal2 seperti ini.. Ntah kenapa aku merasa perlu untuk memikirkan kecenderungan yang mungkin saja terjadi di masa depan. Supaya bisa selalu kuingat, kecenderungan ini akan kuukir dalam artikel berikut agar selalu bisa kuevaluasi.
Prediksi ini merupakan intisari dari intuisi, pemikiran, dan pengalamanku. Tidak mungkin akurat seratus persen. Karena hanya Tuhanlah yang memiliki kesempurnaan. Prediksi ini berawal dari siap2 buat masak roti goreng sambil ngobrol ama tetangga kos, hehehe… Berikut yang kuprediksikan akan terjadi :
1. Masyarakat dunia akan terbagi menjadi 2 pihak utama, pihak yang begitu peduli dengan lingkungan sekitarnya dan pihak yang sama sekali tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini akan terjadi setelah ruang waktu dunia menjadi begitu sempit dan proses analog semakin menjadi digital (Kira2 20 tahun lagi mungkin??).
2. Spiritualisme menjadi semakin utama. Masyarakat akan menjadi semakin merasa takut dan butuh untuk dilindungi. Hal ini merupakan sifat dasar manusia yang selalu merasa takut. Dengan menjamurnya spiritualisme, maka usaha yang berbasis menjual semangat (spirit) akan menjadi industri yang menjadi 5 terbesar di dunia(mungkin bisa menjadi yang nomor 1). Keagamaan akan semakin fleksibel dan aliran spiritual akan menjadi ladang bisnis yang benar – benar tumbuh subur. (Hal ini akan terjadi kira – kira 10 tahun lagi)
3. Tidak ada lagi masyarakat miskin. Dengan kemajuan teknologi dan interaksi komunikasi, stratifikasi status masyarakat akan semakin sederhana. Masalah berikut yang akan terjadi adalah pergeseran akses teknologi. Mungkin penggolongan kesejahteraan akan terbatas menjadi orang yang eksis dan menguasai dunia IT dan orang yang tidak eksis dan tidak menguasai dunia IT. Pada jaman berikutnya sepertinya masyarakat miskin hanya tergolong sebagai masyarakat sakit jiwa (sama sekali tidak beda). Mereka akan dirumahkan seolah orang gila. (Hal ini mungkin akan terjadi di Indonesia sekitar 20 tahun lagi)
4. Seluruh dunia berusaha menjadi semakin sederhana (menjadi masyarakat digital). Penyederhanaan ini akan membuat segala hal menjadi berpaket – paket, parsial, dan menjadi script. (Hal ini telah terjadi sejak waktu belakangan dan mungkin akan mencapai puncak sekitar 20 tahun lagi)
5. Manusia akan menjadi se-sehat mungkin. Dunia perobatan akan berkembang pesat. Tidak hanya pengobatan modern, tapi juga pengobatan klenik dan tradisional. Peningkatan akses manusia terhadap segala hal semakin mendorong manusia untuk menikmati segala sesuatu yang ada di dunia. Hal tersebut tentu akan dirasakan jika tubuh sehat. (Hal ini telah terjadi sejak beberapa tahun lalu, dan terus berlangsung hingga teknologi menuju kehancuran)
6. Uang berubah menjadi komoditas bukan lagi sebagai alat tukar atau alat dagang. Manusia akan kesulitan untuk menemukan standar tukar yang sesuai dan pengendalian uang pun akan semakin sulit karena nilainya yang telah terlalu tinggi kini. Teori keynessian benar – benar akan menghancurkan fungsi uang yang sebenarnya. Suatu bahan akan berubah menjadi alat tukar (seperti minyak, gas, emas, tembaga) dan uang justru akan berubah menjadi komoditas. (Hal ini perlahan mulai terjadi dan krisis global akan berlangsung berkali – kali setelah krisis global tahun 2008).
7. Luar angkasa menjadi wilayah penjelajahan teknologi untuk dikuasai manusia. Manusia akan merasa bumi terlalu kecil untuk dikuasai. Setelah dahulu Colombus dianggap sebagai pahlawan karena berhasil mendarat di benua Amerika, kini akan ada pahlawan baru yang bereksplorasi di luar angkasa. (Hal ini telah berlangsung sejak zaman pendaratan manusia di Bulan. Tapi hal yang terjadi setelah ini bukan bersifat pendaratan tetapi lebih ke arah penelitian dan penyimpulan sifat – sifat alam yang bisa dimanfaatkan bagi manusia).
Prediksi di atas mungkin saja terjadi jika melihat kecenderungan yang terjadi saat ini. Hal ini terlihat seperti sepele, namun akan menjadi sangat kompleks dan harus bisa disiasati. Manusia akan menjadi semakin menemukan ruang baru dalam menemukan jati diri. Lihat saja perubahan interaksi kita terhadap lingkungan yang semakin kompleks. Di zaman es manusia hanya berpikir untuk menemukan hewan mangsa untuk dimakan, api agar bisa menghangat. Di zaman sebelum masehi manusia menjadi lebih kompleks dalam berfilsafat, mencari tuhan, menghidupi keluarga, berdagang, dan mengatur pemerintahan. Semakin ke akhir zaman, maka semakin kompleks ruang lingkup pikiran manusia.
Prediksi ini boleh saja dijadikan referensi, tapi jangan dipercaya. Nilai kebenarannya mungkin di bawah 1 %. Banyak sekali hal yang mungkin terjadi selain ini. Apapun yang terjadi masa depan nantinya manusia harus siap menghadapinya, karena kalo tidak mungkin akan terjadi sesuatu yang dinamakan kiamat…
Teleskop Radio, Heum.. Februari 24, 2009
Posted by faridauliatanjung in Pengetahuan Menarik.2 comments

Alam semesta dipahami manusia melalui sifatnya yang mampu di-inderakan. Pemahaman sifat alam semesta lebih banyak dilakukan melalui media visual dikarenakan informasi melalui visual jauh lebih cepat, lebih mudah, dan lebih banyak dicerna manusia. Pemanfaatannya juga telah dilakukan sejak manusia pertama muncul di muka bumi.
Pemahaman alam semesta menggunakan visual kini telah menggunakan berbagai media seperti lensa, kaca, dll. Dengan menggunakan medium tersebut, sifat – sifat alam perlahan bisa diketahui. Namun sifat alam sangatlah kompleks, tidak sesederhana yang bisa tercerna oleh mata secara langsung.
Hal ini membuat perkembangan medium dalam menyaksikan sifat – sifat alam semakin berkembang. Dari tadinya mata telanjang, teropong, teleskop, mikroskop, dll. Masing – masing perangkat memiliki kegunaan yang berbeda. Untuk mengidentifikasi sifat – sifat alam yang berada di luar bumi, digunakan teleskop sebagai perangkat penting.
Kini, penggunaan medium tersebut telah merambah kepada sifat – sifat benda tak tampak yaitu gelombang. Alam berisikan gelombang elektromagnetik yang berkeliaran memancar sesuai sifat alamiah yang dimilikinya, termasuk benda – benda di luar bumi. Mata kita takkan mampu melihat gelombang elektromagnetik menggunakan mata telanjang. Oleh karena itu dibutuhkan perangkat yang mampu menangkap gelombang elektromagnetik dan mampu menampilkannya sehingga bisa disaksikan oleh mata telanjang manusia.
Dikarenakan sifat benda – benda alam yang memancarkan gelombang elektromagnetik dengan panjang frekuensi tertentu, para penikmat ilmu pengetahuan menciptakan perangkat yang mampu digunakan untuk menangkap sifat gelombang yang berasal dari benda – benda alam. Salah satu perangkat yang berhasil diciptakan adalah teleskop radio.
Teleskop radio telah sering digunakan sejak akhir abad 20-an. Teleskop ini bekerja menangkap gelombang elektromagnetik yang berada pada daerah frekuensinya. Gelombang tersebut kemudian diolah menjadi sinyal digital yang mampu diinterpretasikan karakteristiknya.
Melalui teleskop radio, sifat – sifat alam yang tak mampu ditemui oleh teleskop optik berhasil ditemukan. Salah satu pemanfaatan teleskop radio adalah pada pemetaan hidrogen netral. Melalui pemetaan ini banyak sekali sifat – sifat alam yang terungkap.
Nokia, Raksasa Industri Ponsel Dunia Februari 10, 2009
Posted by faridauliatanjung in Resensi Buku.1 comment so far
“Nokia merupakan pabrikan peralatan telekomunikasi terbesar dunia asal finlandia. Pada tahun 1999, nokia dapat meningkatkan pendapatan nasional Finlandia lebih dari 1,5%, lalu pada 2003 naik menjadi 3,5%. Bahkan pada 2006, pendapatan nokia telah melebihi anggaran Finlandia. Tak pelak finlandia memiliki julukan : nokialand.”
Cuplikan diatas tercantum pada cover belakang buku karangan Martii Haikio (Maap kalo penulisannya salah) terbitan Ufuk Press. Buku ini bercerita mengenai sejarah pergulatan nokia dalam berjuang menjadi perusahaan multinasional yang profitable.
Pada umumnya, masyarakat hanya mengetahui bahwa nokia merupakan produsen ponsel terbesar di dunia. Banyak produk keluaran mereka yang laris dan digunakan oleh hampir seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Namun nokia ternyata memiliki sejarah dan latar belakang serta perjuangan yang panjang sebelum meraih kesuksesan di industri handset yang sarat akan inovasi di bidang teknologi.
Nokia telah berdiri sejak awal periode 1990-an. Pada awalnya nokia merupakan salah perusahaan pemroduksi produk olahan kayu. Seiring dengan berjalannya waktu, nokia memperluas basis produksinya menjadi berbagai macam komoditas. Mengingat Finlandia merupakan negara kecil yang baru merdeka, nokia melakukan perdagangan dengan Rusia dan memperoleh keuntungan yang signifikan dari perdagangan tersebut.
Perkembangan politik dan perekonomian Finlandia memaksa nokia menjadi perusahaan multinasional. Oleh karena itu Kari Kairamo, CEO Nokia periode 1980-an, melakukan kebijakan strategis seperti melakukan akuisisi banyak perusahaan di eropa dan mengembangkan unit usaha ke bidang consumer electronics. Namun seiring keberjalanannya, nokia ambruk. Kebijakan strategis yang dilakukan tidak sebanding dengan upaya internal perusahaan. Kisah berakhir tragis dengan bangkrutnya nokia dan bunuh diri yang dilakukan CEO Nokia Kari Kairamo.
Kemudian Nokia melakukan restrukturisasi. Setelah melalui masa transisi, mereka mengangkat CEO baru yaitu Jorma Olilla. Ia mengambil kebijakan untuk merampingkan struktur bisnis Nokia, mengganti struktur manajerial, dan mengkaji ulang unit bisnis yang tidak menguntungkan bagi perusahaan. Hasilnya, Nokia akan menjual unit bisnis yang mengalami kerugian setelah dikaji dan mengembangkan unit bisnis yang pertumbuhannya signifikan.
Hal ini membuat nokia memfokuskan produksi pada peralatan telekomunikasi dan penyedia jaringan telekomunikasi. Hingga kini, nokia telah menjadi pemimpin pasar perangkat telekomunikasi. Perkembangan telekomunikasi yang begitu pesat membuat persaingan usaha menjadi semakin ketat. Saat ini posisi nokia menjadi terancam dengan kehadiran ponsel – ponsel ber-fitur unik seperti i-phone, dan blackberry. Ditambah lagi membanjirnya produk-produk handset murah dari china, taiwan, dan thailand. Mampukan nokia mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar?
